oleh

Masyarakat Antusias jadi Relawan Vaksin COVID-19

BERITA649.com – Antusias masyarakat Indonesia berkontribusi menjadi relawan vaksin COVID-19 sangat besar. Kebutuhan relawan untuk uji klinis 1.620 orang. Pendaftar 2.200 orang.

“Namun, tidak semua pendaftar langsung bisa menjadi relawan. Hanya pendaftar  memenuhi persyaratan yang diterima,” kata Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19 dari Universitas Padjadjaran, Profesor Dr Kusnandi Rusmil  dalam Dialog Produktif “Kelanjutan Uji Klinis Vaksin COVID-19″ di Media Center Komite Penanganan COVID-19 (20/10/2020).

Yakni, orang-orang sehat berumur 18-59 tahun. Harus menjalani rapid test dan swab test. Bila negatif, tiga hari kemudian datang. Diambil darahnya, lalu imunisasi.

BACA JUGA: Pemda DIY Beli Hotel Mutiara, Didesain jadi Promosi UMKM

Empat belas hari  kemudian disuntik lagi yang kedua. Tiga bulan kemudian diambil darah. Diteruskan pngambilan darah pada enam bulan berikutnya.

Tim peneliti Universitas Padjadjaran juga memantau kualitas vaksin yang dikembangkan Bio Farma. Termasuk melihat beberapa vaksin yang diproduksi Bio Farma pada bulan-bulan berlainan.

“Sehingga kami dapat melihat apakah konsisten tidak hasilnya,” tutur Prof Kusnandi.

BACA JUGA: Total Pasien Tersuspek di DIY Sebanyak 13.486 Orang

Hasil uji klinis ini yang akan menjadi pegangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) untuk mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA).

Tim peneliti berharap data uji klinik fase ketiga  dapat membuktikan vaksin tersebut berkhasiat dan aman. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA