oleh

Mahfud Sesalkan Sikap Rizieq Syihab

BERITA649.COM – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD menyesalkan sikap  M Rizieq Syihab yang  menolak untuk penelusuran kontak.

“Kami sangat menyesalkan sikap Saudara  Rizieq Syihab yang menolak dilakukan penelusuran kontak mengingat pernah melakukan kontak erat dengan pasien COVID-19,” kata  Mahfud MD dalam keterangan resmi di Media Center Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 (29/11/2020).

Bahkan, Mahfud MD menyatakan pemerintah akan memberi tindakan tegas bagi siapapun yang melanggar ketentuan yang membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Nah, memudahkan petugas menelusuri dan memeriksa kontak erat COVID-19, Mahfud  meminta  warga secara sukarela bersedia dites. Menjalani perawatan jika terkonfirmasi tertular COVID-19.

BACA JUGA: Hati-Hati, Kerumunan Bisa Picu Klaster Baru

Mahfud mengatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, pelaksanaan  pelacakan kontak erat, memeriksa dan menangani pasien COVID-19 adalah tindakan kemanusiaan yang bersifat nondiskriminatif.

Sehingga siapapun wajib memberi dukungan.  Testing, tracing dan treatment (3T) dilaksanakan  petugas kesehatan yang memiliki hak dan kewenangan mengakses data pasien maupun kontak erat. Mahfud memastikan data hanya untuk kepentingan penanganan COVID-19.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Doni Monardo menyesalkan sikap penolakan penelusuran kontak untuk penanggulangan COVID-19 .

Doni  telah menerima laporan Wali Kota Bogor Bima Arya, dan Direktur Utama Rumah Sakit UMMI Andi Tata.

Laporan tersebut mengenai perawatan M Rizieq Syihab di rumah sakit. Doni mengatakan,  M Rizieq Syihab dapat memberi contoh yang baik kepada masyarakat. (ad/asa)

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA