oleh

Ketertiban Bisa Lahirkan Prestasi

Gagasan SMP 5 Yogyakarta mencanangkan Gerakan Panca Tertib For School menyebar “virus” positif. Sejumlah guru berharap, gerakan tersebut bisa dilaksanakan di sekolah lain. Mengapa?

—————

CIVITAS akademika SMP Negeri 5 Yogyakarta selangkah lebih maju menciptakan ketertiban di lingkungan sekolah. Sekolah yang menjadi impian para siswa ini mendeklarasikan Gerakan Panca Tertib For School. Program ini menggandeng Dinas Pendidikan dan Satpol PP Kota Yogyakarta.

Acara deklarasi yang dilaksanakan 11 November ini menjadi inspirasi bagi para guru dari sekolah lain. Guru SMP Muhammadiyah 5 Yogyakarta, Anna Sophia A berharap gagasan SMP 5 Negeri Yogyakarta mendeklarasikan Gerakan Panca Tertib For School bisa dilaksanakan di sekolah lain. Tak hanya sekolah negeri. Namun, juga ditradisikan di sekolah swasta.

“Saya mendukung langkah SMP Negeri 5. Saya tertarik gerakan ini bisa dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 5,” kata Anna.

SANG JUARA: Buah dari kedisiplinan. Anna bersama siswa berprestasi.

Bahkan, sekolah di perguruan Muhammadiyah bisa mengikuti jejak SMP 5 Yogyakarta. Anna yang baru saja menerima penghargaan dari Gubernur Sultan HB X sebagai pendamping siswa berprestasi di bidang seni ini berharap kerjasama Satpol PP dengan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta bisa dilanjutkan di sekolah lain.

“Saya yakin, ketertiban dan kedisiplinan bisa melahirkan prestasi,” katanya.

Siswa SMP 3 Yogyakarta, Bintang Afkarona menyebut Gerakan Panca Tertib di sekolah adalah langkah maju yang harus didukung semua pihak. Tak hanya guru. Siswa harus bersama-sama berkomitmen menyukseskan Gerakan Panca Tertib.

Sekadar mengingatkan, acara deklarasi Gerakan Pantib For School di SMP 5 Negeri dihadiri Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta Agus Winarto, Dedy Budiono dari Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dan Kepala SMPN 5 Yogyakarta Nuryani Agustina.

Juga  dihadiri perwakilan Poltabes, Kodim, Polsek, Koramil, Camat, Lurah, Komite Sekolah, tokoh masyarakat, guru serta siswa. Acara diakhiri penandatangan komitmen dan pembacaan komitmen oleh Kepala SMPN 5 Yogyakarta.

“Kami siap membudayakan perilaku tertib di sekolah,” kata Agustina.

Gerakan Penca Tertib for School meliputi tertib berlalu lintas. Penekanannya agar siswa yang membonceng menggunakan helm. Lalu membudayakan tertib lingkungan. Misalnya siswa membawa tempat makan dan minum untuk menekan volume sampah. Lalu, program memilah sampah.

Dalam deklarasi ini, guru dan siswa sepakat mencanangkan sekolah bebas aksi vadalisme. Menerapkan budaya bijak menggunakan perangkat handphone, serta dioptimalkan untuk kemanfaatan positif.

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA