oleh

Kenaikan UMK Tertinggi Kota Yogyakarta

BERITA649.COM – Wilayah yang mengalami persentase kenaikan UMK tertinggi adalah Kabupaten Gunungkidul. Angkanya sebesar 3,81 persen.

Sedangkan jumlah kenaikan UMK dalam rupiah tertinggi adalah Kota Yogyakarta sebesar Rp 65.531. Namun, angka persentase kenaikan UMK di Kota Yogyakarta tidak lebih tinggi dari Kabupaten Gunungkidul.

Gubernur DIY, Sultan Hamengku Buwono X mengatakan struktur penentuan tersebut sesuai  keputusan Dewan Pengupahan bersama Apindo.

“Kalau dasar saya sendiri menggunakan data dari BPS yang sebesar 3,54 persen. Itu sudah klir,” kata Sultan pada rakor penetapan UMK di nDalem Ageng, Kompleks Kepatihan, hari ini (18/11/2020).

BACA JUGA: Biaya Pengobatan COVID-19 Rp 184 Juta per Orang

Rakor dihadiri Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji; Walikota Haryadi Suyuti; Bupati Sri Purnomo; Bupati Sutedjo; Pjs. Bupati Bantul Budi Wibowo; Sekda Gunungkidul Drajad Ruswandono; dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY, Aria Nugrahadi.

Kata Sultan, meski UMK naik, jumlahnya  pada kuartal ketiga masih minus  2,43 persen. Artinya, meski ada kenaikan 3,54 persen dari 6,7 persen, jumlahnya masih minus.

Sultan menyarankan sebelum tutup buku pada Desember 2020, APBD bisa segera dikeluarkan maksimal.

BACA JUGA: Segera Dipikirkan Anak Belajar Tatap Muka di Sekolah

“Sehingga bisa menopang. Syukur kalau misalnya bisa surplus,” kata Sultan.

Sekda  Kadarmanta Baskara Aji menambahkan kenaikan UMK  sudah ditetapkan, dan diatur melalui SK Gubernur.

Kabupaten dan kota hanya menyampaikan rekomendasi. Selanjutnya, pada  hari ini tanggal 18 November 2020 telah ditetapkan dengan SK Gubernur Nomor 340/KEP/2020 tentang Besaran UMK Kabupaten/Kota Tahun 2021. (nik/asa)

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA