oleh

Kemenag RI Instruksikan Shalat Taraweh dan Buka Bersama di Rumah

Bagaimana umat Islam beribadah di bulan Ramadhan pada pandemi virus Corona? Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta mengeluarkan instruksi agar umat Islam melaksanakan serangkaian ibadah Ramadhan di rumah. Mengapa?

—————–

ADALAH Kepala Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Nur Abadi yang menyatakan telah menerima Surat Edaran Kementerian Agama RI bernomor B-1356/Kk.12.03/1/HM.01/04/2020. Surat ini berisikan tentang Panduan Ibadah Bulan Suci Ramadhan Selama Pandemi Covid-19.

Surat edaran terdiri 15 poin. Menjelaskan secara detil panduan ibadah bulan Ramadhan. Antara lain, umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa berdasarkan ketentuan fiqih ibadah. Lalu,  sahur dan berbuka puasa dilakukan  individu atau keluarga inti di rumah.

Buka bersama dan shalat tarawih sebaiknya dilakukan di rumah agar tidak tertular atau menyebarkan virus Corona di keluarga terdekat. Begitu pula buka bersama  di kantor ditiadakan.

“Tidak perlu ada kegiatan sahur on the road. Shalat tarawih dilakukan secara individu atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah,” kata Nur Abadi mengutip surat edaran Kementrian Agama RI.

Sedangkan pelaksanaan shalat Idul Fitri di masjid atau lapangan terbuka ditiadakan. Kementrian Agama juga mengimbau  tidak melaksanakan tarawih keliling. Termasuk tidak melakukan takbiran keliling. Sementara silaturahim dan halal bi halal menggunakan video conference.

“Kualitas ibadah tidak ditentukan dari lokasi beribadah. Tetapi kualitas ibadah ditentukan keikhlasan, khusyuk, dan ditentukan kesucian jiwa masing-masing,” ujar Nur Abadi.

Nur Abadi mengajak umat Islam menjalankan perintah agama sekaligus mematuhi peraturan pemerintah dalam pencegahan penularan virus Corona  dengan menggunakan pendekatan ilmu pengetahuan, akademik, dan empiris. Masyarakat diminta bersatu, bermunajat dan  bertafakur agar wabah Covid-19 segera selesai.

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA