oleh

Kegigihan Seorang Anak Jaga Ibu yang Terpapar COVID-19

BERITA649.COM – Pria satu ini tak menyangka bila keluarganya  terpapar virus corona. Namanya Nur Oryza Argo.

Namun, laki-laki yang masih lajang ini terus memberi semangat kepada keluarganya yang dinyatakan positif COVID-19 sejak Minggu (8/11/2020).

Keluarga yang dinyatakan positif adalah nenek dan ibunya. Juga ada kakak perempuan yang kini sedang menyelesaikan masa isolasi di rumah sakit swasta.

Pria yang sehari-harinya  bertugas sebagai ketua RW 7 Kelurahan Ratmakan ini lantas mengumumkan kepada masyarakat, termasuk kepada tetangga.

BACA JUGA: Sultan Minta Pengungsi Perhatikan Protokol Kesehatan

Melalui pesan whatsapp, ia menginformasikan keluarganya telah tertular COVID-19.

“Mohon maaf . Sedikit menyampaikan hal yang kurang enak didengarkan. Dan semoga hal ini dijadikan sebagai wujud hikmah atas semua nikmat hari ini,” katanya mengawali pesan  di grup whatsapp  (10/11/2020).

Ia menceritakan, ibu dan neneknya tertular dari kakaknya  yang sebelumnya positif COVID-19 setelah periksa di rumah sakit.

Kakaknya tinggal di Bantul. Entah bagaimana awalnya, kakaknya yang menderita penyakit asma divonis positif COVID-19 setelah diperiksa dokter.

Dia langsung dirawat. Namun, kondisinya semakin membaik. Tinggal menuntaskan isolasi di rumah sakit. Sementara suami dan anak-anak dari pasien ini negatif.

“Alhamdulillah. Semua sehat,” katanya.

BACA JUGA: Terinfeksi, Perokok Susah Perangi Virus Corona

Pasca hasil tersebut, semua  keluarga  yang kontak langsung  juga diswab. Hasilnya,  dua orang yang pernah kontak dengan kakaknya dinyatakan positif.

Padahal, keduanya sehat.  Sebelumnya tidak ada keluhan. Juga tidak ada gejala lain yang mengindikasikan terkena COVID-19.

Setelah dinyatakan positif, ketiganya harus isolasi mandiri selama 14 hari di rumah.  Tidak boleh keluar rumah.

Lantas bagaimana dengan kebutuhan sehari-hari?  Setiap hari , Argo mengirim makanan dan minuman.  Caranya, menempatkan makanan dan minuman di depan pintu.

BACA JUGA: Pandemi, Transaksi Tele Konsultasi Naik 600 Persen

Keluarga Argo juga mendapat perhatian dari masyarakat sekitar. Caranya sama. Makanan dan minuman yang dikumpulkan dari masyarakat diletakkan di depan rumah.

“Ini demi menjaga agar tidak terjadi penularan,” kata Amrono, warga yang tinggal di kampung Jagalan, Pakualaman.

Argo  menyampaikan terimakasih atas perhatian masyarakat. Warga yang dikenal sebagai aktivis Karang Taruna ini meminta  masyarakat tetap tenang.

Semua sudah ditangani pihak  berwenang. Ia mengajak masyarakat  menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer.

Lalu, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. (ad/asa)

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA