oleh

Kapolri: Nataru Jangan Sampai Muncul Klaster Baru

BERITA649.COM – Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis berharap kegiatan perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 jangan sampai menimbulkan klaster baru penyebaran COVID-19.

Idham Azis meminta seluruh kasatwil mampu menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif. Bisa bertindak tepat, efektif dan efisien mengatasi berbagai potensi gangguan.

“Pengamanan semacam ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa,” kata Kapolri dalam sambutan tertulis yang dibacakan Gubernur Sultan HB X pada Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Progo 2020 di Mapolda DIY (21/12/2020).

Alasannya, dapat menjadikan masyarakat cenderung underestimate. Menjadi kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi di masa pandemi COVID-19.

BACA JUGA: Protokol Kesehatan Perjalanan Orang pada Libur Nataru

Ada beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang harus diantisipasi. Antara lain ancaman terorisme, radikalisme, ancaman sabotase, penyalahgunaan narkoba, pesta miras, dan aksi perusakan fasilitas umum. Ada pula kerawanan terkait aksi kriminalitas seperti curat, curas, dan curanmor.

Penyelenggaraan Operasi Lilin 2020 akan dilaksanakan selama 15 hari, mulai 21 Desember 2020 sampai dengan 4 Januari 2021. Pelaksanaan ini dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 telah disiapkan 83.917 personel Polri, 15.842 personel TNI, serta 55.086 personel instansi terkait.

Mereka akan ditempatkan di 1.607 pos pengamanan dan 675 pos pelayanan untuk melaksanakan pengamanan antara lain  pusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara, dan pelabuhan.

Sementara Kapolda DIY, Irjen  Pol Asep Suhendar berharap masyarakat tetap bisa menjalankan ibadah Natal secara daring. Ibadah secara tatap muka tetap akan berpotensi menjadi klaster baru penularan COVID-19. (mkb/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA