oleh

Jatuh di Wajan, Perut Bocah Ini Melepuh

KEBUMEN – Setelah melakukan perjalanan selama tiga jam lebih dari Sedayu, Bantul, rombongan Insan Karima Yogyakarta (IKY) tiba di rumah Muhammad Labibur Rijal (Abib) di Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Abib adalah bocah yang baru saja mengalami luka bakar di sebagian tubuh. Kisah pilu ini bermula ketika Abib, anak dari Samsul Ma’arif dan Rusmi ini terkena air nira mendidih.

Peristiwa mengenaskan itu terjadi sepuluh hari lalu. Saat itu, orang tuanya sedang memasak air nira. Tapi, tiba-tiba Abib di dapur tempat orang tuanya mengolah air nira yang akan  dijadikan gula Jawa.

Entah, bagaimana awalnya, Abib terpeleset Lalu, badannya jatuh di wajan yang digunakan untuk memasak air nira.

MEMBEZOK ABIB: Anggota IKY bersama keluarga Abib.

Abib langsung menangis sejadi-jadinya. Sebagian perut Abib terluka terkena air nira yang panas. Kulit melepuh. Abib tak henti-hentinya mengerang karena menahan sakit.

Orang tuanya yang panik berlari meminta tetangga sebelah. Saat itu juga, Abib dilarikan di rumah sakit. Namun, Abib hanya mendapatkan pengobatan sementara di rumah sakit. Setelah itu harus rawat jalan.

Pasalnya, orang tuanya tidak mampu membiayai pengobatan anaknya. Orang tuanya juga tidak memiliki BPJS.

Kabar terlukanya Abib terdengar pengurus Insan Karima Yogyakarta (IKY). Saat itu juga, IKY langsung melakukan komunikasi.

PUNCAK BUKIT: Tempat tinggal orang tua abib.

“Alhamdulillah. Terkumpul dana sebesar Rp 4,3 juta dari dermawan,” kata Koordinator Lapangan, Eko Praytino kepada BERITA649.COM usai menyerahkan bantuan ke rumah Abib, siang tadi (17/3/2021).

Tak hanya uang, IKY yang beranggotakan ratusan orang yang tersebar di DIY dan Jawa Tengah ini juga memberi bantuan berupa   beras seberat 56 kilogram, perlengkapan mandi, 2 dus mi instan, makanan dan telur.

Penyerahan bantuan membutuhkan nyali dan enerji. Pasalnya, rombongan IKY harus dilansir dengan sepeda motor setelah turun di jalan kampung. Selanjutnya, karena medan yang tak memungkinkan dilewati sepeda motor, rombongan masih harus berjalan sekitar 10 menit hingga sampai ke rumah orang tua abib. (aza/asa)

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA