oleh

Jaga Protokol Kesehatan, Pasar Tradisional dalam Pengawasan

YOGYAKARTA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta semakin intensif menjaga pasar tradisional tetap bersih dan sehat.

Tak hanya tempat berjualan atau sarana lain yang harus bersih. Disperindag juga terus melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan di pasar tradisional se-Kota Yogyakarta.

Pemantauan pelaksanaan protokol kesehatan pencegahan penularan virus corona dilakukan setiap hari. Lokasinya pasar tradisional yang diatensi juga bergantian.

BACA JUGA : UGM Produksi Ventilator, Gubernur Tawarkan Skema Kerjasama

Kepala Bidang Pengembangan Penataan dan Pendapatan Pasar, Gunawan Nugroho Utomo mengatakan, program pengawasan untuk menjaga semua stakeholder di pasar tradisional aman dari potensi penularan virus corona.

“Tetap bisa menjalankan kegiatan ekonomi dengan nyaman dan jauh dari rasa was-was,” kata Gunawan di sela-sela pemantauan di Pasar Sentul (7/7/2020).

Petugas melakukan penertiban terhadap pedagang yang tidak melaksanakan protokol kesehatan.   Protokol kesehatan itu adalah menjaga jarak.

Ketentuan ini wajib dilaksanakan para pedagang dan pengunjung. Harus ada batas area transaksi.

BACA JUGA : Wisata Taman Sari Dibuka 8 Juli, Pengunjung Dilarang Sentuh Bangunan

JAGA JARAK: Titik transaksi pembeli dan pedagang. (jati ibnu santoso)

Setiap los penjualan diberi jarak dengan membentangkan tali. Itulah sebabnya, Disperindag telah menempel stiker arah pergerakan pengunjung, termasuk titik ketika transaksi di los pedagang.

Selain mewajibkan jarak, Disperindag juga mengajak pedagang dan pengunjung selalu cuci tangan. Menggunakan masker saat berada di pasar tradisional.

Semua yang berada di pasar tradisional wajib memakai masker. Termasuk buruh gendong, tukang parkir, tukang becak dan pengendara online. (#)

 

reporter: aris untoro | editor: sauki adham

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA