oleh

Jaga Kampung, Warga Aktifkan Siskamling

YOGYAKARTA – Mengantisipasi kejadian kriminal, warga RT 35 dan RT 36  RW 6 Kelurahan Notoprajan, Kecamatan Ngampilan mulai intens melakukan sistem keamanan lingkungan (siskamling). Pengamanan dilakukan dengan berkeliling kampung.

“Kami lakukan secara bergantian. Untuk jaga-jaga saja. Karena di kampung ini sudah terjadi aksi kriminal yang merisaukan penduduk,” terang Rozi, warga setempat.

Seperti diketahui, dua minggu lalu terjadi aksi jambret. Dilakukan sekitar pukul 05.30 pagi. Korban adalah warga RT 37.  Sebelum kalung emas dirampas, pelaku sempat memukul tengkuk korban. Namun, tidak jatuh. Beruntungnya lagi, kalung yang ditarik sempat putus. Sebagian dibawa pelaku. Sebagian ditemukan warga yang belanja sayur di Jalan Taqwa.

Dua hari lalu, warga RT 36 kehilangan sepeda Polygon. Aksi kriminal ini dilakukan pada pagi hari. Karena pukul 13.30, warga masih melihat sepeda berada di teras rumah. Pada hari dan jam yang sama, sepeda motor milik warga Suronatan tergeletak di barat masjid Taqwa.

Motor ditemukan Jumadi, warga Notoprajan. Setelah dicek, ternyata motor itu telah berpindah tempat. Barangkali karena bensin habis atau mesin tidak dapat dihidupkan, sepeda motor ditinggal di Jalan Taqwa.

Sebelumnya, warga Notoprajan juga kehilangan sepeda. Juga ada tabung gas dan helm. Bahkan, sepeda motor nyaris dibawa pelaku setelah berusaha menjugil kunci. Beruntung, gagal. Sepeda motor selamat dari aksi pencurian.

“Tapi, dalam pengamanan kampung, kami tetap melakukan protokol pencegahan penularan wabah virus Corona,” tambah Ardi.

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA