oleh

Ini Strategi bila Terjadi Lonjakan Kasus Positif

BERITA649.COM – Masyarakat yang pulang dari bepergian agar segera melakukan pemeriksaan. Saran ini  untuk mengantisipasi penularan COVID-19 setelah liburan panjang di luar kota.

Kementerian Kesehatan juga telah mengeluarkan arahan strategi rekayasa perawatan pasien COVID-19 jika terjadi lonjakan pasien di rumah sakit.

“Terdapat 3 strategi rekayasa perawatan berdasarkan besar lonjakan kasus yang berpeluang terjadi paska libur panjang,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito pada siaran di  kanal YouTube Sekretariat Presiden (3/11/2020).

Pertama,  jika terjadi kenaikan pasien COVID-19 sebesar 20 – 50 persen, rumah sakit rujukan siap menampung kenaikan pasien.

BACA JUGA: Pastikan Mutu Vaksin, Badan POM Awasi Distribusi

Kedua, bila kenaikan pasien sebesar 50 – 100 persen,  pemerintah akan menambah kapasitas ruang perawatan umum menjadi ruang perawatan COVID-19.

Ketiga, apabila kenaikan pasien lebih dari 100 persen, tenda darurat akan didirikan area rumah sakit. Juga mendirikan rumah sakit lapangan bekerjasama dengan BNPB dan TNI.

Antisipasi ini dilakukan karena tren lonjakan kasus paska libur panjang pernah terjadi saat libur Idul Fitri, akhir Mei 2020, dan Hari Kemerdekaan RI.

Masyarakat juga diharapkan terbuka saat pemerintah melakukan tracing. Keterbukaan masyarakat menjadi kunci utama melacak kontak terdekat.

Sekaligus memastikan bagi yang positif COVID-19 memperoleh perawatan yang lebih dini dan lebih baik. Jika hasilnya positif, segera melakukan karantina di tempat yang ditetapkan pemerintah. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA