oleh

Ini Strategi Banyuwangi Garap Pariwisata pada Pandemi COVID-19

BERITA649.com – Masyarakat yang hendak berlibur ke tempat wisata diimbau memilih tempat yang menerapkan protokol kesehatan.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat menjadi narasumber talkshow “Bangkit dari COVID-19: Sinergi Pemerintah Daerah dan UMKM” di Media Center Satgas Penanganan Covid-19 Graha BNPB Jakarta, hari ini (26/10/2020).

Pelaku UMKM dan pengelola hotel boleh-boleh saja memaksimalkan momentum liburan panjang untuk mencari rejeki. Namun, harus meyakinkan kepada  konsumen tentang kepatuhan melaksanakan protokol kesehatan.

“Berikan kenyamanan kepada konsumen dengan menerapkan protokol kesehatan,” saran Azwar Anas.

BACA JUGA: Sultan Tegaskan Pentingnya Memakai Masker

Azwar Anas lantas menceritakan panjang lebar  tentang program di Banyuwangi dalam menjemput wisatawan lokal. Mulai penerbitan sertifikat new normal untuk hotel, restoran, dan tempat wisata, hingga mengembangkan food street khusus pelaku UMKM.

Pasalnya, banyak pelaku UMKM yang tak mampu. Solusinya pada malam tertentu jalan ditutup dan pegiat UMKM menjalankan usahanya selama satu hari.

Wayan Sudarmadja, pelaku UMKM di Ubud, Bali setuju penerapan protokol kesehatan. Pelaku usaha harus patuh terhadap peraturan  pemerintah untuk mencegah penularan COVID-19.

Mulai memakai masker, menyiapkan tempat cuci tangan, dan mengurangi jumlah kursi di tempat usaha. Namun persoalan berikutnya, bagaimana konsumen agar berkunjung?

BACA JUGA: Pemda DIY Beli Hotel Mutiara, Didesain jadi Promosi UMKM

“Kalau tamu nggak datang, bagaimana?” ujar Wayan.

Wakil Ketua Satgas Penanganan COVID-19 sekaligus, Dr Drs Safrizal ZA MSi mengatakan perlu memperlihatkan keberhasilan menekan penularan COVID-19  agar mucul kepercayaan wisatawan asing.

“Wisatawan internasional tergantung tingkat kepercayaan. Semakin disiplin makin percaya,” ujar Safrizal ZA yang juga Dirjen Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA