oleh

Ini Kriteria Ideal Vaksin Berkualitas

BERITA649.COM – Mencapai kekebalan kelompok atau komunitas dibutuhkan gotong royong. Kekebalan komunitas dapat terwujud bila masyarakat yang sehat dan memenuhi kriteria melakukan vaksinasi.

“Sehingga dengan jumlah yang memadai, akan tercipta herd immunity sekaligus melindungi kelompok-kelompok yang tidak divaksinasi,”  Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito saat memberi keterangan pers di Istana Kepresidenan Jakarta yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden (10/12/2020).

Masyarakat perlu mengetahui kriteria ideal vaksin yang berkualitas. Antara lain mengenai efikasi dan efektivitas.

Kedua aspek tersebut memiliki peran untuk mengukur manfaat vaksin dalam mengendalikan COVID-19. Aspek pertama adalah efikasi. Yakni, besarnya kemampuan vaksin mencegah penyakit dan menekan penularan pada individu pada kondisi ideal dan terkontrol.

BACA JUGA: Hasil Swab Positif, Cek Lagi Setelah Hari ke-10

Indikator tersebut dapat dilihat dari hasil uji klinis vaksin di laboratorium yang dilakukan kepada populasi dalam jumlah yang terbatas.

Aspek kedua adalah efektivitas. Yakni, kemampuan vaksin mencegah penyakit dan menekan penularan pada individu, pada lingkup masyarakat luas.

“Yakni, kemampuan vaksin melindungi masyarakat secara luas,” katanya.

Ada berbagai faktor yang mempengaruhi efektivitas. Pertama, penerima vaksin seperti usia, komorbid (penyakit penyerta), riwayat infeksi sebelumnya, serta jangka waktu sejak vaksinasi dilakukan.

Faktor kedua adalah karakteristik dari vaksin tersebut. Seperi jenis vaksin, active atau inactivated , komposisi vaksin dan cara penyuntikan.

Faktor ketiga adalah kecocokan strain pada vaksin, dengan strain pada virus yang beredar di masyarakat. Sedangkan terkait efisiensi vaksin, dapat dilihat dari nilai pembelanjaan vaksin.

Vaksin dapat mencegah pengeluaran biaya kesehatan yang lain untuk menangani orang yang sakit. Disamping vaksin, terdapat berbagai pertimbangan lain yang sedang dilakukan pemerintah untuk memastikan tujuan utama.

BACA JUGA: Pemerintah Hanya Beri Vaksin yang Aman bagi Masyarakat

Yakni mengakhiri pandemi COVID-19. Upaya pengendalian COVID-19 tidak akan efektif jika tidak disertai upaya pendukung.

Pendukung tersebut adalah  memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Juga dilengkapi pemeriksaan, pelacakan dan perawatan.

Karena itu, perlu kerjasama masyarakat bersungguh-sungguh mengendalikan COVID-19. Langkah vaksinasi tingkat nasional harus tetap diikuti kedisiplinan menjalankan kesehatan di setiap kegiatan.

“Ingat vaksinasi akan berjalan efektif apabila kita secara disiplin menjalankan protokol kesehatan,” pesan Wiku. (ad/asa)

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA