oleh

Ini Cara Juara Panjat Dinding Lakukan KKN pada Pandemi Covid-19

GUNUNGKIDUL – Sosok mahasiswa satu ini layak jadi inspirasi. Namanya Ayulita Sofyan, mahasiswa Program Studi Fisika Universitas Sebelas Maret, Solo, Jawa Tengah.

Ayul, begitu sering disapa, adalah mahasiswa yang baru saja menyelesaikan kuliah kerja nyata (KKN) pada pandemi virus corona. Ia memilih Gunungkidul, kota kelahiran, sebagai tempat KKN.

Lokasi yang dipilih Dusun Badongan, Semin. Kegiatan KKN berlangsung 15 Mei 2020  hingga 30 Juni 2020.

BACA JUGA : Unison jadi Aplikasi Belajar Daring di Yogyakarta, Sementara Diterapkan di Sekolah Negeri

EDUKASI: Mengajak masyarakat agar rajin cuci tangan. (istimewa)

“Saya ingin mengabdi untuk kampung kelahiran. Apapun yang bisa saya lakukan, akan saya coba,” kata Ayul, lulusan SMA Negeri 1 Semin tahun 2014.

Mahasiswa UNS angkatan 2017 ini fokus melaksanakan program KKN pada protokol kesehatan pencegahan penularan virus corona.

Antara lain, penanaman apotik hidup, penyemprotan disinfektan, pembuatan tempat cuci tangan, pembagian dan edukasi penggunaan masker, serta menyampaikan update informasi terbaru tentang covid-19.

BACA JUGA : Ingin Menikmati Sensasi Kopi Biji Kurma? Datang Saja ke Susu Murni Jahe Merah

APOTIK HIDUP: Gerakan tanaman untuk kesehatan. (istimewa)

Ayu setiap hari memberi edukasi tentang bahaya virus covid-19 melalui grup whatsapp Karang Taruna Dusun Badongan.

“Alhamdulillah. Respon bagus. Warga aktif  bertanya dan menanggapi setiap informasi,” kata mahasiswa berparas ayu ini.

Program lain yang dilaksanakan adalah penanaman tumbuhan apotik hidup. Ayul yang pernah menyabet Juara III Pekan Olahraga Mahasiswa Rayon II Surakarta Cabor Panjat Dinding Kategori Boulder Putri ini mengajak penduduk memanfaatkan lahan untuk apotik hidup.

BACA JUGA : Hindari Antrian, Pemkot Yogyakarta Buka Layanan Drivethru KTP Elektronik

Ayul mencari bibit tanaman apotik hidup. Lalu, tanaman itu dibagikan kepada masyarakat. Tak hanya memberi, Ayul juga melakukan pendampingan dalam penanaman.

Bagi Ayul, tanaman obat keluarga sebagai simbol agar masyarakat selalu menjaga kesehatan. Terutama di lingkungan  paling kecil, yakni keluarga. (#)

reporter: lita | editor: sauki adham

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA