oleh

Ini Alur Pemeriksaan Pasien COVID-19

BERITA649.COM – Bagaimana alur pemeriksaan pasien COVID-19? Penanganan pasien yang konfirmasi positif COVID-19 berdasarkan gejala berat atau ringan. Tidak semua  pelayanan pasien sama.

“Penatalaksanaan pasien dilakukan berdasarkan gejala atau tanpa gejala yang dialami,” kata Pelaksana Tugas Dirjen Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, Prof Kadir seperti dilansir kemkes.go.id, 16 Oktober lalu.

Penanganan pasien positif COVID-19  tidak bergejala diimbau isolasi mandiri di rumah atau di rumah sakit darurat. Isolasi minimal 10 hari sejak ditegakkan diagnosis.

Pasien positif COVID-19 dengan gejala sakit ringan-sedang diimbau isolasi mandiri di rumah, rumah sakit darurat, rumah sakit maupun rumah sakit Rujukan COVID-19.

BACA JUGA: Virus Corona Terus Bermutasi

Isolasi minimal 10 hari sejak munculnya gejala, ditambah 3 hari bebas demam dan gejala pernapasan. Setelah itu pasien dinyatakan selesai isolasi.

Bagi pasien positif COVID-19 dengan gejala sakit berat akan diisolasi di rumah sakit atau rumah sakit rujukan. Pasien diisolasi minimal 10 hari sejak muncul gejala ditambah 3 hari bebas demam dan gejala pernapasan.

 

Pasien akan dilakukan lagi tes swab. Jika hasilnya negatif, pasien akan dinyatakan sembuh.  Pasien positif COVID-19 ada layanan alih rawat non isolasi. Layanan tersebut diperuntukkan bagi pasien yang sudah memenuhi kriteria selesai isolasi, tetapi masih memerlukan perawatan lanjutan untuk kondisi tertentu  terkait komorbid, co-insiden, dan komplikasi.

Proses alih rawat diputuskan berdasarkan hasil assessment klinis yang dilakukan  dokter penanggungjawab pelayanan sesuai standar pelayanan.

Bagi pasien yang diisolasi di rumah sakit, rumah sakit darurat, maupun  rumah sakit Rujukan COVID-19 dapat dipulangkan berdasarkan pertimbangan dokter penanggungjawab pasien.

Pasien konfirmasi tanpa gejala, gejala ringan, gejala sedang, dan gejala berat/kritis dinyatakan sembuh jika telah memenuhi kriteria selesai isolasi. Dikeluarkan surat pernyataan selesai pemantauan, berdasarkan penilaian dokter di fasyankes. (aza/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA