oleh

Indonesia Berpengalaman Lakukan Vaksinasi

BERITA649.COM – Masyarakat perlu mengetahui vaksin merupakan produk biologis yang memiliki kerentanan pada perubahan suhu.

Karena itu, vaksin perlu disimpan pada suhu 2-8 derajat celcius. Suhu ini harus terjaga dari pabrik sampai puskesmas. Proses menjaga suhu vaksin pada kondisi ideal ini yang disebut coldchain (rantai dingin).

Pakar Imunisasi, dr Elizabeth Jane Soepardi MPH menjelaskan,  vaksin dari mana saja akan melalui  PT Bio Farma. Pabrik  ini sudah mempunyai armada untuk menerima dan mendistribusikan vaksin.

“Sudah ada depo-depo vaksin. Kemudian provinsi sudah memiliki lemari penyimpanan khusus,” kata Elizabeth saat memberi keterangan pers di Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (30/11/2020).

BACA JUGA: Sultan Ajak AMSI DIY Bersinergi Sejahterakan Masyarakat

Indonesia telah memiliki pengalaman bertahun-tahun melaksanakan program vaksinasi. Proses distribusi vaksin di Indonesia bisa dilakukan dari Aceh sampai Papua dan sudah menggunakan sistem coldchain yang baik.

Lemari penyimpan berpendingin khusus di provinsi bisa menyimpan vaksin  dalam jangka waktu 3 hingga 6 bulan dengan suhu terjaga pada angka 2-8 derajat celcius.

Pengiriman dilakukan secara bertahap ke level kabupaten dan kota hingga rumah sakit dan puskesmas. Saat keluar dari coldroom, vaksin harus cepat dimasukkan kotak sementara yang dirancang khusus untuk menjaga temperatur.

Kata Elizabeth, pemberian vaksin harus terjadwal. Petugas yang memberi pelayanan maupun masyarakat harus mengetahui.

Sehingga pada waktunya, pemberi pelayanan dan yang dilayani bertemu dengan teratur. Maksimum pelayanan satu orang hanya memerlukan 10 menit. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA