oleh

Hindari Supir Ugal Ugalan, Kaki Bocah Ini Patah

BANTUL – Ini kisah perjuangan seorang laki-laki untuk menghidupi keluarga. Namanya Kadri. Sehari-harinya membuka usaha penjualan air mineral. Pekerjaan ini telah lama dijalani. Tanggal 4 Februari 2020 sekitar pukul 06.45, Kadri dirundung sedih. Ia mengalami kecelakaan di Jalan Tino Sidin. Kendaraan pick up L300 yang mengangkut 26 galon air dan membawa tiga anak kecil ini ringsek setelah  menabrak pagar rumah penduduk.

PATAH: Sedang ditangani tim medis.

Pintu mobil rusak parah. Kaca depan pecah berantakan. Anaknya yang bernama Malahayati cidera setelah kakinya terjepit. Kini anaknya dirawat di RSUP Dr Sardjito karena tulang kedua kakinya patah. Peristiwa tragis ini bermula ketika supir ugal-ugalan mengendarai mobil dari arah utara. Mobil yang melaju sangat cepat itu “memakan” jalan. Karena kaget, Kadri bermaksud menginjak rem. Namun ia justru menekan pedal gas.

“Saya langsung banting stir ke kiri. Saya menabrak pagar  rumah,” kata Kadri.

Pasca kecelakaan tunggal itu, Kadri harus menanggung tiga beban sekalgus. Yakni, mengobati anaknya, memperbaiki kendaraan dan bertanggung jawab terhadap pagar rumah penduduk yang ditabrak. Kecelakaan tersebut langsung diatensi Khittah Rescue.  Perwakilan Khittah Rescue langsung menemui Kadri di rumah sakit.

Pengurus Harian Khiitah Rescue, Hamam Romas menyesalkan pengendara ugal-ugalan yang menyerobot jalan. Ia berharap, pengendara bisa berempati terhadap Kadri.

“Kami akan melakukan penggalangan dana. Dana yang terkumpul  akan  diberikan kepada bapak Kadri,” kata Hamam.

Masyarakat yang ingin membantu meringankan beban Kadri bisa menyalurkan donasi ke Rekening BRI Syariah  104.290.7924 atas nama Achmad Dicky/Cahyo Suryanta.

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA