oleh

Hati Hati Gunakan Dana Kelurahan

MUHAMMAD FAUZAN

YOGYAKARTA – Kabar segar bagi masyarakat. Pada tahun 2020, total dana yang “dikelola” setiap kelurahan di Kota Yogyakarta sebesar Rp 1,2 miliar hingga Rp 1,7 miliar per tahun. Anggaran tersebut sudah bisa digunakan mulai Januari. Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Kota Yogyakarta Muhammad Fauzan ST mengatakan, dana tersebut jauh lebih besar dibandingkan tahun 2019.

“Hanya, kapan dana tersebut mulai bisa digunakan, menunggu informasi lebih lanjut,” terang Fauzan kepada Berita649.Com siang tadi (15/1/2020).

Penyaluran dana untuk kelurahan  berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 130 Tahun 2018 tentang Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan. Besar dana yang diterima setiap kelurahan berbeda.  Mengenai peruntukannya, sangat tergantung dari masing-masing kelurahan. Yang jelas, penggunaan sesuai  dokumen pelaksanaan anggaran (DPA).

HARYANTO MANGUN SUWARNO

Dari jumlah tersebut, anggaran sebesar Rp 352 juta  dipastikan menjadi “milik” kelurahan. Dana tersebut bersumber dari dana alokasi umum (DAU) tahun 2020. Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat dan pembangunan fisik.  Terpisah, Ketua LPMK Kota Yogyakarta Haryanto Mangun Suwarno membenarkan besarnya alokasi dana yang diterima 45 kelurahan se-Kota Yogyakarta pada tahun 2020.

Alokasi anggaran paling sedikit sebesar lima persen dari APBD setelah dikurangi dana alokasi khusus (DAK) dan ditambah DAU Tambahan. Berbeda dengan Fauzan, Haryanto menyebut dana terendah diterima Kelurahan Kotabaru. Angkanya sekitar Rp 900 juta. Haryanto maupun Fauzan mengatakan, komposisi penggunaan dana berdasarkan keputusan musyawarah kelurahan. Lalu, dibahas dalam musyawarah perencanaan pembangunan.

“Menurut saya, agar tidak ada persoalan dalam memanfaatkan anggaran tersebut, perlu ada pendampingan. Minimal penggunaan anggaran tidak menjadi temuan,” kata Fauzan mengingatkan.

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA