oleh

Hasil Penelitian, Penyakit Ginjal Berisiko Kematian 13,7 Kali Lipat

BERITA649.COM – Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19 telah melakukan analisis kematian pasien COVID-19 berdasarkan usia dan riwayat komorbid atau penyakit penyerta.

Hasil analisis sedang dipublikasikandi jurnal ilmiah internasional PLOS One.  Selama 5 bulan terakhir, pasien usia 31 – 45 tahun berisiko masing-masing sebesar 2,4 kali lipat pada kematian.

Usia 46 – 59 tahun  berisiko 8,5 kali lipat pada kematian.

“Risiko ini akan semakin meningkat pada usia  di atas 60 tahun. Yakni sebesar 19,5 kali lipat,” kata Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito seperti disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden (15/12/2020).

BACA JUGA: Hoaks, Minum Minyak Kayu Putih Sembuhkan COVID-19

Penelitian pada jenis komorbid menunjukkan penyakit ginjal memiliki risiko kematian 13,7 kali lipat. Komorbid penyakit jantung memiliki risiko 9 kali lebih besar dibandingkan yang tidak memiliki penyakit jantung.

Penyakit diabetes melitus memiliki risiko kematian 8,3 kali lebih besar. Hipertensi 6 kaki lebih besar, dan penyakit imun memiliki risiko 6 kali lebih besar dibandingkan yang tidak memilikinya.

Semakin banyak riwayat komorbid berisiko 6,5 kali lipat lebih tinggi untuk meninggal saat terinfeksi COVID-19.

Sementara pasien yang memiliki 2 penyakit komorbid berisiko 15 kali lipat lebih tinggi saat terinfeksi COVID-19. Lalu yang memiliki lebih atau sama dengan 3 penyakit komorbid berisiko 29 kali lipat lebih tinggi.

Wiku menyarankan masyarakat yang masuk kategori berisiko tinggi menerapkan protokol kesehatan ekstra disiplin.

“Saling menjaga dan meringankan beban satu sama lain dengan disiplin protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” kata Wiku. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA