oleh

Hanya 19 Daerah di Indonesia Kategori Zona Hijau

BERITA649.com – Tiga wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta per tanggal 25 Oktober masuk kategori zona oranye. Yakni, Kabupaten Bantul, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Kulon Progo.

Tiga daerah ini masuk zona oranye bersama 52 kota dan kabupaten se Indonesia selama 10 minggu berturut-turut.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan jumlah daerah zona oranye meningkat dibandingkan 31 Mei lalu.

Waktu itu terdata 111 kota dan kabupaten. Kini, jumlahnya menjadi 360 daerah.

BACA JUGA: 23 Presenter Nyanyi Bareng, Ternyata Begini Hasilnya

“Ini yang kami sebut sebagai perasaan nyaman tidak berada di zona merah. Tetapi berada di zona oranye dalam waktu lama. Satgas sangat menyayangkan kondisi seperti ini,” kata Wiku kepada wartawan yang disiarkan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden (29/10/2020).

Seharusnya daerah-daerah yang tidak berubah kondisinya selama 10 minggu berturut-turut belajar meningkatkan penanganan COVID-19. Berikut daerah yang tidak berubah zonasi risiko.

Wiku menyebut Aceh Tengah, Asahan, Karo, Kota Pematang Siantar, Labuhan Batu, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Pakpak Bharat, Samosir, Serdang Bedagai, Simalungun, Toba Samosir,  dan Banyuasin.

Lalu, Kota Palembang, Kota Prabumulih, Kota Solok, Bintan, Bogor, Demak, Grobogan, Kota Magelang, Purworejo, Sragen, Blitar, Jember, Jombang, Pandeglang, Bantul, Yogyakarta, dan Kulonprogo.

BACA JUGA: DONI MONARDO: Vaksin COVID-19 Terbaik adalah Protokol Kesehatan

Disusul Lombok Barat, Bulungan, Paser, Kapuas, Katingan, Pulang Pisau, Kota Banjarbaru, Tanah Bumbu, Kota Bitung, Kota Kotamobagu, Minahasa Selatan, Gowa, dan Luwu Utara.

Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Sinjai, Buton, Buton Tengah, Kota Bau Bau, Mamuju, Gorontalo Utara, Halmahera Utara, Kota Ternate dan Keerom.

“Kepada bupati dan walikota,  dibantu gubernurnya, untuk bisa memperbaiki kondisi wilayah. Kami menunggu 54 daerah bisa berpindah ke zona kuning,” pinta Wiku.

Berdasarkan peta zonasi risiko per 25 Oktober 2020,  sebanyak 20 kabupaten/kota masuk zona merah,  zonah oranye (360), zona kuning (115), dan hanya 19 daerah masuk zona hijau. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA