oleh

Guru Besar Terkena Corona Meninggal Dunia

YOGYAKARTA – Innalillahi wa innailaihirojiun. Guru Besar Farmakologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof dr Iwan Dwiprahasto MMEdSc PhD, 58 tahun, meninggal dunia. Guru Besar yang ramah ini meninggal dunia setelah menjalani perawatan karena terkena Covid19  di RSUP Dr Sarjito sejak 18 Maret lalu. Almarhum meninggalkan seorang isteri  Adi Utarini dan  anak semata wayang Putri Karina Larasati.

IWAN DWIPRAHASTO

Prof Iwan Dwiprahasto menghembuskan nafas terakhir Selasa (24/3/2020) pukul 00.15. Almarhum menyelesaikan S2 Farmakoepidemiologi di Newcastle University Australia (1993). Sedangkan S3 di London School of Hygiene & Tropical Medicine, England (2000).

Berikut jabatan Prof Iwan Dwiprahasto:

  1. Ketua umum PB IKAFI (Ikatan Farmakologi Indonesia)
  2. Ketua Komite Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan RSUP Dr Sardjito
  3. Board of Governor, International Clinical Epidemiology Network (INCLEN)
  4. Ketua Komite Sistem Informasi, Universitas Gadjah Mada
  5. Dewan Pakar Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI)
  6. Tim Ahli Menteri Kesehatan untuk Evaluasi Harga Obat
  7. Tim Ahli untuk DPHO, PT Askes Indonesia
  8. Komite Uji Kompetensi Dokter Indonesia
  9. Komite Nasional (KOMNAS) DOEN (Daftar Obat Esensial Nasional)
  10. Komite Nasional (KOMNAS) Penilaian Obat Jadi Badan POM
  11. Komite Nasional (KOMNAS) Informatorium Obat Nasional Indonesia (IONI)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA