oleh

Gerombolan Kera Jarah Kebun Warga Kinahrejo

SLEMAN – Warga Kinahrejo, Cangkringan, Sleman direpotkan dengan ulah kelompok kera. Sejak satu bulan terakhir, sejumlah kera dari Merapi turun gunung.

Kera datang menjarah budidaya pertanian yang digarap penduduk setempat. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran penjarahan kera adalah kebun milik Darto.

Pria berusia 62 tahun ini jengkel. Betapa tidak. Hasil tanaman yang siap panen dirampok binatang berekor panjang. Gerombolan kera menjebol jagung dan jipang yang siap panen.

BACA JUGA: DONI MONARDO: Bahaya, Orang Positif COVID-19 tapi Belum Periksa

Bahkan ketela yang baru berumur sekitar satu bulan juga ikut digasak.  Darto berujar, aksi kera biasanya pada siang hingga sore hari.

“Menjarah ketika kebun tidak ada yang menunggu,” kata Darto dengan nada kecut.

Darto sempat memergoki dua kera sedang menghabiskan jagung dan ketela di kebun. Kera itu berukuran besar.

BACA JUGA: Sultan Minta Aparat Tindak Pelaku Perusakan

“Ketika saya memarkir motor, kera itu langsung lari,” imbuhnya.

Aksi kera ini tidak hanya sekali dua kali. Telah sering dilakukan. Beberapa kebun milik penduduk Kinahrejo juga tak luput dari aksi penjarahan.

Darto tidak mengetahui  pasti penyebab kera semakin sering turun gunung. Bisa jadi sumber makanan di lereng selatan Merapi  sudah menipis atau sama sekali tidak ada.

Lantas, apa yang dilakukan agar kera tidak lagi menjarah hasil kebun?

Darto sebenarnya sudah menyiapkan solusi. Caranya melepas anjing piaraan menunggu kebun. Kera tak akan beraksi ketika anjing menyalak.

Tapi, membiarkan anjing sendiri juga risiko. Karena anjing juga menjadi sasaran pencuri. (aza/asa)  

 

 

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA