oleh

Gandeng Traveloka, Pemda DIY Percepat Vaksinasi Lansia

YOGYAKARTA – Pemda DIY berkolaborasi dengan Traveloka untuk mempercepat vaksinasi COVID-19. Targetnya lansia, pelaku wisata, dan  guru.

Sebanyak 4.000 dari 7.000 lansia di DIY menjadi target sasaran vaksinasi yang dilaksanakan di Grha Pradipta mulai hari ini sampai 30 Apri mendatang.

Acara ini dibuka secara langsung Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, didampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno; dan Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji.

Juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie; Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Rahardjo; dan  Co-founder Traveloka, Albert.

BACA JUGA: Masjid Jogokaryan Buka Donasi Pembelian Kapal Selam

Menteri Parekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi  kolaborasi yang dilakukan Pemda DIY dengan Traveloka dalam mempercepat vaksinasi.

“Program ini  dapat memulihkan ekonomi kita,” kata Menteri Sandi Uno seperti dikutip jogjaprov.go.id.

Sandi Uno menyebutkan Yogyakarta merupakan salah satu provinsi  yang masuk prioritas percepatan vaksinasi COVID-19.

Yogyakarta termasuk daerah yang  mengalami penurunan pada sektor wisata dan ekonomi kreatif. Namun, angka kunjungan wisata di Yogyakarta relatif lebih baik dibandingkan daerah lain.

BACA JUGA: Mau Mudik ke Kota Yogyakarta? Siap-Siap Dikarantina 5 Hari

Angka kunjungan wisata di Yogyakarta masih 45 persen atau di atas destinasi lain. Kata Sandi Uno, vaksinasi semakin terdistribusi, ekonomi kreatif bisa terealisasikan.

Ia meyakini vaksinasi menjadi solusi  menumbuhkan kembali geliat perekonomian selama pandemi virus corona.

Selain itu, Menteri Sandi Uno mengapresiasi langkah Dinas Pariwisata DIY menghadirkan inovasi untuk memperbaiki keadaan.

Antara lain penyusunan pedoman adaptasi kebiasaan baru dan pembuatan aplikasi visiting Jogja.

“Bukan hanya pelayanan pembayaran secara nontunai,  tapi juga pendataan wisatawan, tracing, tracking dan manajemen pengunjung,” kata Sandi Uno.

Sementara Wagub Paku Alam X berharap Traveloka dan seluruh pihak terkait dapat terus mengedukasi masyarakat.

BACA JUGA: Doni Monardo: Jangan Mudik, Potensi Penularan Sangat Tinggi

“Vaksinasi tidak  menjadikan  kebal terhadap Covid-19. Meski sudah divaksin,  masih bisa tertular dan bahkan menjadi carrier virus. Mari mengawal upaya recovery sosial dan ekonomi dengan budaya hidup sehat,” kata Wagub.

Co-founder Traveloka, Albert, mengatakan program vaksinasi nasional merupakan tanggung jawab bersama.

“Kami berharap sentra Vaksinasi Covid-19 Traveloka dapat membantu mempercepat terbentuknya ‘herd immunity’ dan pemulihan ekonomi nasional,” kata Albert.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata DIY, sebanyak 60 persen pelaku wisata telah menerima vaksin. Namun mayoritas di lingkungan industri perhotelan dan restoran.

Sementara vaksinasi dengan sasaran di desa wisata dan destinasi wisata masih kecil. (aza/asa)

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA