oleh

Gandeng PT FAI, UGM Kembangkan Obat Antivirus COVID-19

BERITA649.COM – Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan PT Filipina Antiviral Indonesia (FAI) sedang mengembangkan obat antivirus COVID-19. Obat ini dalam pengembangan. Juga menunggu izin dari BPOM dan Komite Etik untuk dilakukan uji klinis.

Obat  ini ditargetkan siap dipasarkan tahun 2022. Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni, Prof Dr Paripurna Sugarda mengatakan, FAI adalah perusahaan filantropi yang menyediakan pendanaan bagi peneliti UGM.

“Kerja sama ini awalnya untuk mengembangan obat antiradang. Namun dikembangkan untuk antivirus COVID-19 juga,” kata Paripurna kepada wartawan (2/12/2020).

BACA JUGA: 64 Persen Bersedia, 24 Persen Masih Ragu

Paripurna menjelaskan  bila sudah mengantongi izin, UGM telah menggandeng PT Kimia Farma untuk pengembangan lebih lanjut.

Direktur Utama PT FAI, Mario Pacurso Marcos menyambut baik terlaksananya kerja sama dengan  UGM dalam pengembangan obat.  Ia percaya UGM dengan kapasitas peneliti yang dimiliki mampu menghasilkan obat anti inflamasi dan obat anti virus COVID-19 standar internasional.

“Saya harap kerja sama ini mendorong peningkatan kapasitas SDM di Indonesia maupun Filipina,” kata Mario.

Anggota Tim Peneliti dari FKKMK UGM, Jarir At Thobari PhD mengatakan pengembangan obat antiinflamasi dan antivirus sengaja dipilih karena di Indonesia masih sedikit yang mengembangkan.

Hingga sekarang, bahan formula untuk pembuatan obat anti inflamasi dan antivirus masih bergantung dari luar. Namun Jarir optimistis bahan baku obat ini nantinya bisa disediakan dari tanah air setelah dikembangkan dan diproduksi sendiri.

“Awal tahun depan, kami sudah bisa melakukan proses uji klinis,” terangnya. (aza/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA