oleh

Ekonomi Jogja Bangkit, Wawali Minta Protokol Kesehatan Terus Dilaksanakan

BERITA649.com – Kota Yogyakarta kebanjiran wisatawan domestik. Tempat wisata favorit di jantung kota diserbu wisatawan yang datang dan pergi.

“Iya memang. Dalam liburan ini, wisatawan banyak yang berlibur ke Yogyakarta,” kata Wakil Walikota Heroe Poerwadi kepada wartawan, hari ini (30/10/2020).

Hotel bintang, melati dan homestay dipenuhi tamu. Kawasan Malioboro, Tamansari dan wisata kuliner dipadati wisatawan pada liburan panjang sampai 1 November mendatang.

Berdasarkan pantauan BERITA649.com, seluruh jalan penyangga yang berdekatan dengan kawasan Malioboro dipenuhi kendaraan pribadi dari luar DIY.

BACA JUGA: Waket MPR Apresiasi Sultan Atasi COVID-19

Yakni, Jalan Mataram, Jalan Suryotomo, Jalan P Senopati, Jalan Sultan Agung, Jalan KHA Dahlan, Jalan Letjen Suprapto, Jalan Pasar Kembang, dan Jalan Abu Bakar Ali.

Juga jalan-jalan di sekitar Alun-alun Utara dan Kraton Yogyakarta. Jalan-jalan penuh mobi pribadi bernomor polisi luar DIY.

Heroe mengatakan, kedatangan wisatawan  membuktikan program membangkitkan perekonomian telah berjalan.

Masyarakat, terutama para pelaku usaha wisata, juga tetap konsisten melaksanakan protokol kesehatan saat melayani para wisatawan.

Penerbitan surat verifikasi bagi pelaku usaha, kuliner, wisata, dan destinasi lain  memberi kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

“Pemkot Yogyakarta tetap melakukan penegakan yustisi dengan memberi sangsi dan denda bagi pelanggar protokol kesehatan,” tandas Wawali.

BACA JUGA: Pengantin Kampanye Protokol Kesehatan di Mal

Kata Heroe, pemkot melakukan pemantauan pelaksanaan protokol kesehatan. Ia berharap  protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dilaksanakan secara konsisten.

“Perlu saya terus ingatkan. Perlu pengaturan kepadatan pada destinasi wisata. Yakni, membuat kapasitas hanya sekitar 50 persen dari daya tampung,” sambungnya.

Wawali lantas menyebut lokasi wisata Tamansari.  Ia meminta Satgas COVID-19 Tamansari  sudah menerapkan tata cara pengaturan antrian wisatawan. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA