oleh

DONI MONARDO: Vaksin COVID-19 Terbaik adalah Protokol Kesehatan

BERITA649.com –  Pemerintah  bergerak cepat menangani pandemi COVID-19 dengan memperhatikan aspek keselamatan. Terutama terkait  rencana vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat.

Menteri Riset dan Teknologi yang  juga Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Prof Bambang Prodjonegoro PhD mengatakan ada enam institusi yang mengembangkan vaksin Merah Putih.

Yakni Lembaga Hikman, Universitas Indonesia, UGM, LIPI, ITB dan Universitas Airlangga. Keenam insitusi itu membuat membuat vaksin dengan platform berbeda.

“Saya dapat informasi, vaksin yang dibuat Lembaga Hikman sudah melakukan  uji coba terhadap hewan,” kata Bambang pada talkshow Prinsip Keamanan Vaksin COVID-19″ di Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Jakarta, siang ini (27/10/2020),

BACA JUGA: PWM DIY Minta Solusi Tuntas Penanganan TPST Piyungan

Bambang mengatakan akan muncul enam versi vaksin. Vaksin yang dibuat di Indonesia harus dipastikan aman untuk manusia. Jangan sampai penggunaan vaksin memunculkan efek samping bagi masyarakat yang divaksin.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 sekaligugs Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo bersyukur terhadap kerja tim. Pasalnya, dalam satu bulan terakhir ada kemajuan penanganan pasien COVID-19  yang menggembirakan.

Pertama, pasien sembuh sampai hari ini tercatat sebanyak 315 ribu lebih. Presentase kesembuhan mencapai 80,84 persen. Selain itu, tidak ada peningkatan gejala pada pasien.

BACA JUGA: Rumah Sakit Ini Sembuhkan 3 Ribu Pasien, Nol Kematian

“Ini yang kami jaga. Jangan sampai  gejalanya meningkat,” kata Doni.

Itulah sebabnya, Doni mengimbau bila ada warga yang melakukan  kontak erat dengan warga terkonfirmasi positif COVID-19 segera melapor kepada gugus tugas atau puskesmas terdekat.

Doni menyatakan, vaksin dan obat terbaik adalah mematuhi protokol kesehatan.

“Ini yang harus kita ingatkan bersama. Kapan saja dimanapun harus patuh protokol kesehatan,” katanya. (ad/asa)

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA