oleh

Disperindag dan Paguyuban Pedagang Langsung Rapat

YOGYAKARTA – Para pedagang Pasar Beringharjo Timur tetap diperbolehkan berjualan setelah seorang pedagang terinfeksi virus corona. Hanya, para pedagang wajib mematuhi protokol kesehatan. Memakai masker, sering cuci tangan dan menjaga jarak.

“Inshaallah kalau protokol kesehatan diterapkan secara disiplin,  bisa mencegah penularan,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta, Drs Yunianto Dwi Sutono kepada BERITA649.com, sore ini (15/9/2020).

Pengunjung Pasar Beringharjo juga diwajibkan mematuhi protokol kesehatan. Peraturan ini mutlak harus dipenuhi para pengunjung. Bila melanggar, pengunjung akan diminta keluar.

Pagi tadi, petugas dari Damkar Kota Yogyakarta melakukan penyemprotan di Pasar Beringharjo Timur di lantai 1 dan lantai 2. Terutama di sekitar lokasi pedagang yang positif terkena Covid-19.

BACA JUGA : Sate dan Tongseng yang Bikin Rindu Jogja

Saat bersamaan, Disperindag bersama pengurus paguyuban pedagang melakukan rapat. Pertemuan ini membahas langkah antisipatif, termasuk skenario bila  ada pedagang  lain yang tertular Covid-19.

“Mudah mudahan tidak ada. Dan, alhamdulillah para pedagang bisa sinergis untuk bersama-sama menghadapi penularan virus corona,” kata Yunianto.

Yunianto mengakui, sumber daya manusia di Disperindag terbatas. Itulah sebabnya, butuh atensi para pedagang. Misalnya melakukan edukasi agar pedagang mematuhi protokol kesehatan. Juga membantu menjaga semua pintu masuk dari kedatangan pengunjung.

“Bagaimana transaksi antara pedagang  dan pengunjung pada posisi aman. Itu yang paling penting,” kata Yunianto.

Saat ditanya mengenai hasil tracing terhadap 18 pedagang, Yunianto mengatakan masih menunggu hasil dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta. (#)

penulis: asa | editor: sauki adham

 

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA