oleh

Diproteksi dengan Prokes dan Asuransi, Wisata jadi Lega

BERITA649.COM – Bagaimana kondisi sektor pariwisata di DIY pada masa pandemi COVID-19?  Bagaimana juga kondisi setelah wabah virus corona berakhir?

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata DIY, Marlina Handayani optimistis sektor pariwisata di DIY kembali bergeliat.

“Hanya butuh waktu. Dan butuh kedisplinan menerapkan protokol kesehatan,” kata Marlina dalam webinar bertema “Sinergi Menumbuhkan Sektor Pariwisata Pasca Pandemi”, pagi tadi (17/11/2020).

Acara ini diselenggarakan Forum Wartawan Ekonomi Bisnis DIY. Selain Marlina, webinar menghadirkan Spesialis Paru sekaligus Anggota Satgas COVID-19 RSA UGM, dr Siswanto; dan Head of Corporate Communication & Event Management AXA Mandiri, Luile Retno Sawitri.

BACA JUGA: Mitos Vaksin Salah, Faktanya Vaksin Aman

Marlina menyebutkan pengunjung wisata per tanggal 17 November 2020 pukul 04:00 mencapai 1.529.440 orang.

Mereka mengunjungi 97 destinasi wisata yang tersebar di DIY. Total reservasi online sebanyak 1.559 orang (registrasi), dan 450 orang menyatakan konfirmasi.

Sedangkan total pendapatan sebesar Rp 9,23 miliar. Wisatawan mengunjungi destinasi wisata  yang sudah menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Yakni, Tebing Breksi, Nglanggeran, Goa Kalisuci,  Pantai Baron, Pantai Kukup, Seribu Batu Mangunan, Hutan Pinussari.

BACA JUGA: Yuenleni, Pejuang Lawan COVID-19 di Laboratorium

Puncak Becici, Hutan Pinus Pengger, Pantai Parangtritis, Pantai Sundak, Pantai Drini, Geosite Nginggrong, Telaga Jonge, Bukit Mojo Gumelem, Bukit Panguk Kediwung, Bukit Lintang Sewu, Puncak Sosok.

Goa Kiskendo, Puncak Suroloyo,  Nglinggo, Taman Sungai Mudal, Pagelaran Kraton Yogyakarta, Keben Kraton Yogyakarta, Taman Sari, dan Museum Kereta Kraton Yogyakarta.

Sementara Head of Corporate Communication & Event Management AX Mandiri, Luile Retno Sawitri mengingatkan, wisatawan harus melakukan protokol kesehatan saat berada di tempat wisata.

BACA JUGA: Banjir Wisatawan tanpa Satgas COVID-19

“Harus memproteksi diri agar tidak tertular virus corona. Caranya memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak,” kata Luile.

Luile menyarankan masyarakat tak ada salahnya melindungi diri dengan menjadi peserta asuransi.  Menjadi peserta asuransi juga merupakan bentuk proteksi diri.

Menjadi anggota asuransi AXA Mandiri, misalnya. Kata Luile, banyak manfaat menjadi peserta AXA Mandiri.  AXA Mandiri fokus pada asuransi jiwa dan kesehatan.

Antara lain, penggantian biaya perawatan kesehatan dan persiapan keuangan jangka panjang.

“Kami lebih dari sekadar memberikan proteksi,” ujar Luile.

BACA JUGA: Gerakan Menghadapi Pandemi jadi Tema Milad Muhammadiyah

Peserta asuransi AXA Mandiri bisa melakukan konsultasi kesehatan secara online. Pengantaran obat ke rumah. Tes laboratorium di rumah. Pengingat pengobatan dan pemesanan janji temu dengan dokter.

Layananan lain, juga bisa klaim kesehatan melalui whatsapp. Layanan eksklusif di rumah sakit. Evakuasi medis. Juga perawatan kesehatan sesuai kebutuhan. Opini medis kedua dan concierge medis.

Luile dan Marlina sama-sama mengajak masyarakat menjaga kesehatan. Karena kesehatan menjadi modal utama agar pelaku sektor pariwisata bisa melakukan kegiatan ekonomi pada masa pandemi COVID-19. (aza/asa)

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA