oleh

Diperbolehkan Belajar Tatap Muka di Sekolah

YOGYAKARTA –  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI  Nadiem Anwar Makarim BA MBA menyatakan, empat kementerian memperbolehkan daerah  zona kuning dan hijau melakukan  belajar tatap muka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Yakni, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama dan Menteri Kesehatan.

Sementara daerah zona merah atau ungu diperbolehkan melakukan belajar praktik di sekolah masing-masing.

“Di sekolah yang  ada modul praktek,” kata Mendikbud pada rapat koordinasi  kebijakan pembelajaran di masa pandemi  Covid-19 secara virtual, hari ini (2/9/2020).

BACA JUGA: 6 Jam Terjadi 8 Kali Gempa Fase Banyak di Gunung Merapi

Rakor diikuti Menteri Dalam Negeri, kepala daerah dan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se-Indonesia.

Sedangkan dari DIY diwakili Asisten Perekonomian Pembangunan,  Drs Trisaktiyana dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan DIY, Didik Wardoyo.

Mendikbud menambahkan, sekolah  PAUD belum diperbolehkan melakukan belajar  tata muka. PAUD dan sekolah dasar disarankan  tetap melaksanakan belajar  daring.

Hanya pelaksanaan belajar tatap muka SMA, SMK dan MA  harus minta izin gubernur.  Sedangkan SD dan SMP minta izin bupati atau walikota.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Trisaktiyana seperti dilansir jogjaprov.go.id mengatakan pengaturan belajar tatap muka tetap dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga DIY dan Satgas Covid DIY.

BACA JUGA: Pembeli Toko Kelontong Diminta Isolasi Mandiri

“DIY dinamis  menggunakan kurikulum 2013 yang disederhanakan,” katanya.

Penyederhanaan tersebut sebesar  20 sampai  24  persen dari esensi. Dengan kata lain menggunakan kurikulum darurat yang sudah dirancang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kurikulum darurat  merupakan penyederhanaan kurikulum 2013.  Bila diperlukan  dapat menggunakan kurikulum mandiri. (#)

penulis: asa | editor: sauki adham

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA