oleh

Dinas Perhubungan Bebaskan Sanksi Administratif

Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta membebaskan sanksi administrasi bagi pemilik kendaraan yang  masa berlaku uji KIR telah habis.  Kebijakan ini menindaklanjuti penutupan  pengujian kendaraan bermotor untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Yogyakarta.

___________

ADALAH Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pengajuan Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Bayu Setyawan Heru Purnomo yang mengatakan pelayanan uji kendaraan bermotor ditutup sejak 1 April 2020.

“Pelayanan akan dibuka kembali bila keadaan sudah aman,” kata Bayu, hari ini (8/5/2020).

Meski masih ditutup, para pemilik kendaraan bermotor tidak perlu khawatir. Dishub memberi kelonggaran. Selama penutupan layanan, kendaraanyang wajib uji KIR tidak akan diberi sanksi.

Sebelum pandemi virus Corona, Dinas Perhubungan melayani puluhan kendaraan. Setiap hari bisa melakukan uji KIR sebanyak 60 – 70 kendaraan. Terdiri kendaraan barang, penumpang umum dan kendaraan khusus.

Pengujian kendaraan sesuai Undang Undang 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ).  Kendaraan wajib uji adalah kendaraan barang, penumpang umum, dan kendaraan khusus.

Namun, sejak wabah Covid-19 melanda Kota Yogyakarta, terjadi penurunan volume kendaraan yang mengikuti KIR. Kini, petugas menguji 10-12 kendaraan per hari. Pengurangan ini merupakan gambaran kesadaran masyarakat yang memahami pentingnya langkah-langkah kongkret mencegah penularan Covid-19 di Kota Yogyakarta.

Bayu Setyawan meminta pemilik menjaga kondisi kendaraan agar tetap layak jalan.  Lalu, seluruh komponen kendaraan tetap berfungsi baik selama berada di jalan.

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA