oleh

Dibutuhkan 8.060 Tenaga Contact Tracer

BERITA649.COM – Kementerian Kesehatan RI bersama Satgas Penanganan COVID-19 melncurkan program penguatan tracing. Penelusuran ini dilakukan di 51 kabupaten dan kota di 10 provinsi prioritas.

Sepuluh provinsi meliputi  Aceh, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua.

“Selanjutnya akan direkrut tenaga contact tracer dan data manager,” kata Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan COVID-19, Brigjen TNI (Purn) dr Alexander K Ginting S SpP(K) seperti dilansir kemkes.go.id (3/11/2020).

Sebanyak 10 provinsi prioritas ditentukan berdasarkan kriteria angka penularan dan konfirmasi positif yang tinggi. Pelaksanaan program penguatan tracing untuk menurunkan case fatality rate dan mengatasi penularan.

BACA JUGA: Pilkada Berpotensi Tingkatkan Transmisi COVID-19

Petugas yang bekerja sebagai tracer adalah mereka yang terbiasa dengan surveilans. Tenaga yang direkrut sebanyak 8.060 orang. Ditempatkan di 1.612 Puskesmas.

Selain tracer, juga direkrut  2 petugas data manager untuk setiap dinas kesehatan di 51 kabupaten/kota. Data manager  membantu Dinas Kesehatan menyusun analisis epidemiologi, dan memberi rekomendasi kebijakan terhadap pengendalian COVID-19 di wilayah masing-masing.

“Program penguatan tracing dapat mendeteksi lebih dari 80 persen kontak erat dari kasus konfirmasi,” jelas dr Alexander.

BACA JUGA: Sempat Curhat soal Rasa Kering Tanpa Penonton

Pelacakan kontak erat ditargetkan minimal 80 persen. Dikarantina dalam waktu 72 jam sejak dikonfirmasi.

Para tracer dapat menggunakan aplikasi pelacakan kontak melalui silacak.kemkes.go.id.  Silacak adalah  instrumen agar kegiatan ini bisa dilaksanakan secara komprehensif dan terintegrasi.

Pelaksana Tugas Dirjen Penegahan dan Pengendalian Penyakit, dr Muhammad Budi Hidayat MKes mengatakan, keberhasilan menghadapi pendemi COVID-19 tidak lepas dari kolaborasi dan koordinasi semua pihak.

Kolaborasi diperlukan dalam pelaksanaan pelacakan kontak yang merupakan komponen penting dalam pemutusan rantai penularan COVID-19. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA