oleh

Dibuka, Posko Pengaduan Pembayaran THR

YOGYAKARTA – Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) membuka posko pengaduan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR). Posko dibuka 22 April – 12 Mei 2021.

“Posko pengaduan ini terbuka  bagi pekerja maupun perusahaan terkait penerapan pembayaran THR keagamaan,” terang Kepala Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta, Maryustion Tonang.

Pengaduan dapat disampaikan langsung ke posko di Kantor Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta.  Pengaduan juga bisa disampaikan melalui laman https://nakertrans.jogjaprov.go.id/thr/.

Maryustion mengatakan, pembayaran THR keagamaan telah diatur dalam Undang Undang 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang telah diubah menjadi UU 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

BACA JUGA: Ini Tips Hindari dan Hapus Tag Facebook

Juga merujuk Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan RI No M/6/HIK.04/1V/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja di Perusahaan.

Jika pembayaran THR tahun lalu dapat dicicil, sekarang harus dibayar lunas pada H-7. Besarnya THR sesuai Permenaker. Yakni, 1 bulan upah bagi pekerja dengan masa kerja 1 tahun atau lebih.

Bagi pekerja dengan masa kerja 1 bulan tapi kurang dari 12 bulan, THR diberikan secara proporsional dengan perhitungan masa kerja dibagi 12x upah.

Perusahaan yang tidak mampu memberi THR karena terdampak pandemi virus corona harus  melakukan dialog dengan pekerja untuk mencapai kesepakatan.

BACA JUGA: Ini yang Dilakukan Dinas Perdagangan agar Harga Stabil

“Kesepakatan dibuat secara tertulis yang memuat waktu pembayaran THR, dengan syarat paling lambat dibayar sebelum hari raya keagamaan,” pinta Tion.

Kesepakatan tertulis antara perusahaan dengan pekerja harus dilaporkan ke Bidang Ketenagakerjaan Dinsosnakertrans paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan.

Perusahaan harus dapat membuktikan ketidakmampuan membayar THR berdasarkan laporan keuangan internal perusahaan. (aza/asa)

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA