oleh

Corona Bikin Omzet Dagangan Menurun

YOGYAKARTA – Dampak pemberitaan penyebaran virus Corona mulai dirasakan sebagian pedagang. Misalnya yang dialami Bu Jum, perempuan tua yang sehari-harinya membuka warung makan di Jalan Mayor Suryotomo.

Bu Jum yang telah puluhan tahun berjualan warung makan ini mengaku tak berdaya dalam tiga hari terkahir. Pasalnya, dagangannya tidak laku. Padahal, warung yang dibuka setiap pukul 07.00 pagi ini sudah habis kurang lebih pukul 12.00.

Ning niki dereng telas (ini belum habis),”  keluh Bu Jum sembari duduk tak berdaya. Wajahnya tampak lunglai.

Namun, Bu Jum belum bisa memastikan apakah tidak habisnya dagangan karena dampak pemberitaan virus corona. “Cobi mangkih ditingali dinten sanes (coba nanti lihat hari yang lain),” katanya menghibur diri.

SEPI: Omzet turun. (asa/berita649.Com)

Arif, penjual angkringan di Jalan Gerjen Kauman juga hanya bisa pasrah melihat dagangan masih banyak hingga pukul 24.00. Padahal, pada hari-hari biasa dagangannya ludes sekitar pukul 21.00.

“Nggak apa apa. Dijalani saja,” katanya pasrah.

Terpisah,  Rini yang sehari-harinya bekerja sebagai beauty advisor  mengeluhkan kondisi penjualan. Penyebaran virus Corona di Yogyakarta membuat penjualan produk kosmetik menurun drastis. Penyebabnya karena tidak ada pembeli.

“Tidak ada pembeli karena suasana di mal tampak sepi. Banyak yang memilih aman dengan cara tetap berada di rumah,” katanya.

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA