oleh

Bulan Ini 1,2 Juta Dosis, Januari Tambah 1,8 Juta Dosis Vaksin

BERITA649.COM – Pemerintah telah menerima 1,2 juta dosis vaksin COVID-19 produksi Sinovac yang diuji secara klinis di Kota Bandung sejak Agustus lalu. Jumlah tersebut akan terus meningkat seiring kebutuhan penanganan pandemi virus corona di Indonesia.

“Hari ini pemerintah sudah menerima 1,2 juta dosis vaksin pencegah COVID-19. Vaksin ini buatan Sinovac yang diuji secara klinis di Bandung,” terang Presiden Joko Widodo pada Minggu, 6 Desember 2020, sebagaimana ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Pemerintah sedang mengupayakan pada awal Januari 2021 mendatang, sebanyak 1,8 juta dosis vaksin bisa didatangkan lagi ke Indonesia.

Pemerintah juga akan mendatangkan 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku. Sementara Januari mendatang, sebanyak 30 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku yang akan diproses di Bio Farma selaku BUMN produsen vaksin.

BACA JUGA: Mahasiswa UMY Diminta Ikuti Anjuran Pemerintah

“Kita amat bersyukur. Alhamdulillah vaksin sudah tersedia. Artinya, kita bisa mencegah meluasnya wabah COVID-19. Tapi, untuk memulai vaksinasi masih memerlukan tahapan-tahapan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),” jelas Joko Widodo.

Seluruh prosedur ilmiah dalam rangka persiapan vaksinasi harus dilalui dengan baik untuk menjamin kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Nantinya, pertimbangan ilmiah serta hasil akhir uji klinis yang akan menentukan vaksinasi COVID-19 dapat dilakukan.

Presiden meminta segera dilakukan persiapan distribusi vaksin ke daerah. Misalnya peralatan, sumber daya manusia, hingga tata kelola vaksinasi.

Presiden mengajak semua pihak tetap memantau dan mengikuti petunjuk, serta informasi yang akan diberikan pemerintah.

“Meski vaksin sudah ada, kita tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan. Tetap disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkahi kita untuk bisa melewati ujian wabah ini,” katanya. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA