oleh

Bila Hasilnya “Reaktif”, Warga Langsung Diisolasi di Rumah Sakit

Pemkot Yogyakarta langsung melakukan langkah antisipasi pasca karyawan swalayan di Jalan Magelang terpapat Covid-19. Seperti juga yang akan dilakukan Pemkab Sleman, Pemkot Yogyakarta juga akan melaksanakan rapid test bagi warga ber-KTP yang belanja di swalayan Indogrosir.

__________

PERINTAH pelaksanaan rapid test disampaikan langsung Ketua Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi.

“Mohon keikhlasannya bagi warga Yogyakarta yang belanja di Indogrosir untuk mendaftarkan rapid test,” pinta Heroe.

HEROE POERWADI

Bagaimana teknis pelaksanaan? Heroe yang juga wakil walikota ini menyebutkan ada syarat dan ketentuan. Yakni, warga Kota Yogyakarta yang dibuktikan dengan menujukkan identitas kartu tanpa penduduk. Memiliki bukti transaksi di Indogrosir periode 19 April hingga 4 Mei 2020 berupa nota atau struk transaksi. Satu struk berlaku satu orang.

Pendaftaran dimulai hari ini, Minggu (10/5/2020) sampai Senin pukul 10.00. Sedangkan tangal 11 Mei 2020 pukul 12.00. Pendaftaran dilakukan dengan cara mengisi form skrining melalui alamat web sebagai berikut:.

  1. Klik link corona.jogjakota.go.id 
  2. Pilih menu skrining masif massal
  3. Masukkan NIK dan nomor HP serta data lain yang diperlukan
  4. Menjawab semua pertanyaan dalam form skrining
  5. Cek hasil skrin, apakah fit/sehat, isolasi mandiri atau membutuhkan penanganan medis 

Bagaimana bila ada yang belanja, tapi struk atau nota hilang? Heroe meminta segera mengisi form di corona.jogjakota.go.id. Lalu, menjawab seluruh pertanyaan dalam form. “Artinya kalau struk hilang, kami sarankan tetap melapor dan mengikuti rapid test,” pinta Heroe.

Pemkot Yogyakarta telah menjadwalkan pelaksanaan rapid test tanggal 12-14 Mei 2020. Lokasinya di masing masing puskesmas sesuai domisili. Bila hasil rapid test “reaktif”, warga akan diisiolasi di rumah sakit Sedangkan bila “non-reaktif”, cukup isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.

Bila hasil “reaktif”, dilanjutkan dengan uji swab.  Heroe mengatakan,  rapid test massal adalah upaya Pemkot Yogyakarta ingin memutus sebaran virus Corona dengan segera melokalisir titik-titik sebaran.

“Sekali lagi, bagi warga yang sempat belanja di Indogrosir, mohon keikhlasan partisipasi dalam rapid test,” pinta Heroe.

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA