oleh

Bersyukur Diberi Kesehatan dan Memiliki Segudang Sahabat

BANTUL – Nama laki-laki satu ini sangat populer di kalangan pecinta olahraga bulutangkis.

Namanya Supono. Usianya tak lagi muda. Saat ini sudah berumur 63 tahun.

Tapi, enerjiknya serasa tetap muda. Apalagi ketika beraksi di lapangan bulutangkis.

Setiap minggu, minimal bermain tiga hingga empat  hari. Sekali bermain  bisa 3 set.

BACA JUGA: Usai Makan di Lesehan Malioboro, Wisatawan Ini Curhat di Sosmed

“Tenaganya luar biasa. Nggak kalah dengan anak muda,” ujar Heru, pria yang sama-sama menyukai badminton.

Supono tinggal di Jalan KH Ali Maksum 88 Janganan, Panggungharjo, Sewon, Bantul.

Rumahnya hanya berhadapan dengan gedung badminton yang berada di barat tempat tinggalnya.

Sehari-harinya Supono membuka toko yang menjual berbagai sarana olahraga. Khususnya badminton.

Ia ahli memasang senar raket badminton. Ia juga melayani jual beli raket bekas. Harganya murah, kualitasnya masih bagus.

SUPONO SPORT: Jadi langganan pemain badminton. (alam/berita649.com)

Itulah sebabnya, raket bekas yang dipajang di tokonya kerap habis.

Pelanggan Supono tidak hanya dari Kota Yogyakarta atau Bantul. Pelanggannya juga ada yang tinggal di Sleman.

“Badminton itu sarana siaturahmi. Soal rejeki, Tuhan yang mengatur,” kata Supono, pensiunan pegawai BUMN.

Ketika pandemi virus corona menerjang Indonesia, Supono mengurangi kebiasaan bersilaturahmi tatap muka.

Jika dulunya sering melakukan lawatan pertandingan persahabatan di wilayah DIY dan Jawa Tengah, kini lebih banyak bermain di gedung yang berlokasi di sekitar rumahnya.

“Saling menjaga agar tidak tertular virus corona,” katanya memberi alasan. (aza/asa)

 

 

 

 

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA