oleh

Bangun Karakter Siswa, Pemkot Yogyakarta Siapkan Program Gandes Luwes

Wabah virus Corona bukan berarti melupakan program pelayanan lain. Memperingati Hari Pendidikan Nasional, Pemerintah Kota Yogyakarta bakal melaunching program  “Gandes Luwes”. Ini adalah program pembentukan karakter masyarakat Kota Yogyakarta. Apa yang akan disasar?

———

ISTILAH Gandes Luwes mengemuka pada acara seminar Ki Hajar Dewantara di Ruang Yudhistira Balaikota Timoho, Sabtu (2/54/2020). Seminar yang berlangsung selama setengah hati ini diikuti Wakil Walikota Heroe Poerwadi melalui  teleconference.

“Program ini menyasar anak didik mulai sekolah taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama,” kata Heroe Poerwadi.

Wawali mengatakan karakter generasi milenial saat ini sangat berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Generasi sekarang memiliki kemampuan berpikir lebih baik. Cepat menangkap pelajaran. Namun, mentalnya rapuh.

HEROE POERWADI

Generasi sekarang kurang memiliki daya. Penyebabnya tak lain karena karakter tidak terbangun sejak awal. Wawali lantas mengisahkan saat mengisi seminar memperingati Serangan Oemoem Satu Maret. Ia  melemparkan pertanyaan, apakah lebih memilih ikut Belanda atau berjuang demi Indonesia. Para pejuang kemerdeakaan ini  memilih berjuang.

“Bila pertanyaan serupa dilontarkan kepada generasi milenal, lebih memilih orang asing atau berjuang membangun Indonesia? Jawabannya bisa berbeda,” ujar Wawali.

Itulah sebabnya Pemerintah Kota Yogyakarta menggagas program Gandes Luwes. Wawali meyakini program ini yang akan membumikan anak-anak bisa memahami lingkungan. Pemkot Yogyakarta telah menyiapkan kompetensi apa saja yang harus dimiliki siswa TK, SD dan SMP.

“Misalnya anak TK saat lulus sudah bisa nembang apa? Atau bisa menari apa? Lalu  SD bisa dolanan tradisonal apa? Atau ketrampilan apapun yang sifatnya berkaitan dengan interaksi sosial,” jelasnya.

Wawali menegaskan, program Gandes Luwes  tidak hanya membangun intelektual. Tetapi juga membangun karakter. Sebenarnya program ini berjalan tahun ini. Tetapi karena terjadi pandemi virus Corona,  pelaksanaan diundur tahun depan.

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA