oleh

Awan Panas Makin Sering Terjadi

BERITA649.COM – Sejak pukul 12:00 hingga 18:00 petang ini, terjadi delapan kali guguran dan awan panas di Gunung Merapi.

Pukul  14:07 WIB terjadi awan panas dengan amplitudo 20 mm dan durasi 192 detik. Jarak luncur diperkirakan sejauh 1000 meter.

Dua puluh menit kemudian, kembali terjadi awan panas dengan amplitudo 30 mm dan durasi 117 detik. Awan panas meluncur ke Kali Boyong dengan jarak luncur 1500 meter.

Pukul 14:58, terjadi guguran dengan amplitude 13 mm dan durasi 56 detik. Jarak tidak teramati karena cuaca berkabut dan mendung.

Kembali terjadi guguran pukul 15:26 dengan amplitudo 15 mm dan durasi 96 detik.  Jarak tidak teramati karena cuaca berkabut dan mendung.

BACA JUGA: Anak TK Swasta Terima Beasiswa Rp 850 Ribu/Semester

Pukul 16:22 terjadi awan panas dengan amplitudo 15 mm dan durasi 112 detik. Jarak tidak teramati karena cuaca mendung dan berkabut.

Merapi pada pukul 16:56 kembali meletupkan  awan panas dengan amplitudo 15 mm dan durasi 96 detik. Lagi-lagi jarak luncur tidak teramati karena cuaca berkabut dan mendung.

Kemudian pukul 17:14 terjadi awan panas  dengan amplitudo 2 mm dan durasi 11 detik. Jarak luncur sejauh 400 meter ke arah Barat Daya.

Tiga menit kemudian, masih terjadi awan panas dengan amplitudo 7 mm dan durasi 72 detik. Jarak luncur 800 meter ke arah barat daya.

BACA JUGA: Misinya, Jaga Penduduk Selamat dari Erupsi Merapi

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mengingatkan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya.

Meliputi sungai Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 kilo meter. Lontaran material vulkanik saat terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.

Masyarakat juga diminta  mewaspadai bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di Merapi. (aza/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA