oleh

Asrama Haji Tidak Terima Pasien COVID-19

BERITA649.COM – Anggota parlemen bersuara terhadap tren meningkatnya kasus positif COVId-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD DIY, RM Sinarbiyat  Nujanat  menyatakan prihatin menanggapi  kasus positif COVID-19 yang cenderung meningkat dalam satu minggu terakhir.

“Saya kita ini perlu menjadi perhatian semua pihak,” kata Sinarbiyat kepada BERITA649.COM, hari ini (21/11/2020).

Sinarbiyat  lantas  memperlihatkan data kasus positif  baru yang disampaikan Satgas Penanganan COVID-19 DIY.

BACA JUGA: Dibahas Kemungkinan Belajar Tatap Muka

Tanggal 15 November lalu hanya ada 7 kasus positif baru. Sehari kemudian naik menjadi 67 kasus baru. Tanggal 17 November naik lagi menjadi 90 kasus baru dalam satu hari.

Sehari kemudian pada tanggal 18 November meningkat menjadi 153 kasus positif baru.  Kemudian tiga hari berturut, mulai 19 November hingga 21 November angkanya terus turun.

Tanggal 19 November sebanyak 108 kasus, tanggal 20 November 68 kasus, dan tanggal 21 November sebanyak 56 kasus.

“Artinya dalam tujuh hari ada penambahan 549 kasus positif baru. Sekali lagi, ini perlu atensi bersama bagaimana agar tidak terjadi lagi ada kasus positif baru di DIY,” pintanya.

BACA JUGA: Hindari Penyebaran COVID-19, Pengungsi dan Relawan Harus Swab

Sinarbiyat juga menanggapi  6  aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah DIY terkonfirmasi positif COVID-19.

Mereka sehari-hari bekerja di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY. Kata Sinarbiyat, pemerintah daerah harus mencari solusi agar tidak terjadi penularan yang masif di lingkungan pemerintah DIY maupun di kota dan kabupaten.

Sinarbiyat juga mendapatkan informasi tentang kondisi terbaru tempat isolasi di Kabupaten Sleman.  Kepala Dinas Kesehatan Sleman, dr Joko Hastaryo MKes menginformasikan mulai 20 November sampai 30 November 2020, Fasilitas Kesehatan Darurat COVID-19 Tingkat Pertama tidak menerima pasien COVID-19.

Fasilitas kesehatan meliputi Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang. Kedua tempat untuk karantina warga terkonfirmasi COVID-19 ini  sudah penuh. (aza/asa)

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA