oleh

Antisipasi Penularan COVID-19, Hilangkan Kampanye Tradisional

BERITA649.com – Direktur Pusat Studi Kedokteran Tropis FKKMK UGM, dr Riris Andono Ahmad MD MPH PhD  mengaku pesimistis terhadap pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.  Riris menyarankan  agar pelaksanaan pilkada menunggu penularan terkendali.

Tetapi karena sudah  diputuskan, penting mengomunikasikan risiko dan urgensi pilkada  kepada masyarakat.

Langkah yang bisa dilakukan antara lain menghilangkan kampanye tradisional. Perlu  adaptasi manajemen pencoblosan dengan memperbanyak TPS.

Mengatur  waktu, memastikan protokol kesehatan, serta menyiapkan regulasi hak pilih bagi terdiagnosis COVID-19.

BACA JUGA: Liburan Aman, Nyaman tanpa Kerumunan

“Bisa dipertimbangkan  menyediakan metode pencoblosan alternatif  dengan tetap mengimplementasikan protokol kesehatan yang tegas dan konsisten,” kata Riris pada Diskusi Nasional bertajuk Pilkada Serentak dan Antisipasi Penyebaran COVID-19 pada tanggal 27 Oktober 2020.

Diskusi tersebut diselenggarakan Dewan Guru Besar UGM. Abhan menyatakan, Bawaslu memastikan seluruh tahapan pilkada memenuhi protokol kesehatan.

Ketua Bawaslu, Abhan SH MH mengatakan terdapat dua prinsip pelaksanaan Pilkada Serentak pada pandemi COVID-19.  Yakni  menghindari kerumunan dan  mobilisasi massa.

Abhan mengatakan, dua prinsip  tersebut menjadi tantangan bagi penyelenggara untuk melaksanakan langkah tepat.

BACA JUGA: Teriak Teriak dalam Kamar, Malam Tak Bisa Tidur

“Karena itu, kami putuskan jalan tengahnya. Yakni menggabungkan asas luber jurdil ditambah sehat,” kata Abhan.

Jika terdapat pelaporan pelanggaran, keluhan, atau banding terkait hasil pilkada, mekanisme yang dijalankan akan secara daring.

“Kami ingin menjamin  setiap warga negara dapat menggunakan hak memillih, tanpa dibebani kekhawatiran akan ancaman kesehatan,” kata Abhan.

Ketua Departemen Sosiologi UGM, Dr Arie Sujito SSos berpendapat penyelenggara perlu kerja keras menjaga kualitas kejujuran.

Juga  kredibilitas agar legitimasi poltiik demokrasi di Indonesia terus membaik. Terkait pilkada di tengah pandemi COVID-19, Arie mengatakan harus mencegah timbulnya korban dengan memperketat protokol kesehatan yang efektif. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA