oleh

Antisipasi Lonjakan Kasus Positif, Pengelola Rumah Sakit Dikumpulkan

BERITA649.COM – Pemerintah Kota Yogyakarta menggelar rapat koordinasi dengan Rumah Sakit se Kota Yogyakarta di Ruang Yudhistira Balaikota (2/12/2020).

Rakor untuk menyikapi kenaikan jumlah kasus COVID-19 serta mengantisipasi  lonjakan kasus pasca liburan tahun baru mendatang.

Rakor dipimpin Wawali yang juga ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 di Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi.

Wawali menjelaskan pertemuan bertujuan menyikapi dan mengantisipasi terjadinya lonjaka kasus positif COVID-19, terutama pasca liburan akhir tahun.

BACA JUGA: Dunia Pariwisata Menderita, Berharap Keadaan Makin Baik

“Meskipun saat ini Kota Yogyakarta terdapat 6 kelurahan bersatus kuning dan 39 berstatus orange,” jelas Heroe.

Namun, karena lokasi Kota Yogyakarta berdampingan dengan Sleman dan Bantul yang berstatus merah, perlu menjadi perhatian khusus.

Sehingga menjadi kewajiban Pemerintah Kota Yogyakarta menyiapkan skema dan langkah strategis bisa menampung penduduk  yang tertular COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani meminta pemerintah dan masyarakat kompak menyikapi lonjakan kasus COVID-19.

 

Sektor pemulihan harus diperkuat. Kapasistas layanan untuk menampung pasien COVID-19 harus diperkuat.

“Karena kapasitas layanan di DIY sudah tidak mencukupi jika dibandingkan dengan laju kasus,” terang Emma.

Kementerian Kesehatan RI telah mengirimkan surat edaran terkait  strategi penanganan pasien COVID-19. Antara lain, penambahan ruang isolasi tanpa tekanan negatif maupun tekanan negatif sebesar 30 persen dari kapasitas tempat tidur yang ada.

Konsekuensinya diperlukan fasilitas pelayanan kesehatan yang cukup dan memadai. Tenaga medis yang selalu siaga dan koordinasi dengan pemerintah daerah maupun dengan jaringan rumah sakit. (aza/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA