oleh

Antisipasi Lonjakan Kasus Positif, Kemenkes Siaga

BERITA649.COM –  Kementerian Kesehatan telah mengambil langkah antisipatif untuk memastikan kesiapan fasilitas layanan kesehatan jika terjadi lonjakan kasus COVID-19 setelah libur panjang.

“Mengingat setelah libur panjang ada kenaikan kasus berkisar antara 20 sampai 40 persen, saya ingin memastikan tempat tidur siap, ICU siap, tenaga kesehatan siap, APD siap dan obat-obatannya juga siap,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin setelah mengunjugi RSCM Jakarta (25/12/2020).

Tempat tidur milik RSUD dan RS swasta dioptimalkan. Penambahan tempat tidur khusus COVID-19 pada  non RSUD, rumah sakit rujukan baru, penambahan 740 tempat tidur baru untuk di ruang ICU dan isolasi di rumah sakit vertikal Kemenkes, serta penataan kembali sistem rujukan yankes COVID-19.

BACA JUGA:Menkes: Target Jangka Pendek Vaksinasi COVID-19

Juga penguatan implementasi protokol tata laksana COVID-19 di fasyankes, mengubah ruang perawatan umum menjadi ruang perawatan COVID-19, mendirikan tenda darurat di rumah sakit untuk perawatan pasien COVID-19, dan mendirikan rumah sakit lapangan di daerah.

Kemenkes telah menyediakan anggaran untuk pengadaan obat, alat kesehatan dan APD. Obat-obatan juga telah disalurkan kepada 34 dinas kesehatan provinsi dan 852 rumah sakit.

Menkes Budi Gunadi seperti disiarkan Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat,  menekankan pentingnya memastikan seluruh nakes terlindungi.

“Tenaga kesehatan adalah garda terdepan yang perlindungannya harus dimaksimalkan. Sudah terlalu banyak kita kehilangan tenaga kesehatan dan adalah kewajiban kita untuk melindungi mereka,” ujar Menkes.

Menkes  mengimbau masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan. Protokol kesehatan adalah kunci utama menekan kenaikan kasus COVID-19.  (aza/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA