oleh

Adaptasi Kebiasaan Baru itu Melindungi Diri, Menjaga Orang Lain

YOGYAKARTA – Sudah tujuh bulan pandemi COVID-19  berlangsung. Belum ada tanda- tanda kapan wabah virus Corona di Indonesia akan berakhir. Akhirnya, tidak ada acara lain perlunya melakukan adaptasi kebiasaan baru.

Adaptasi kebiasaan baru ini menjadi ikhtiar bersama selamat dari COVID-19.  Lantas, adaptasi kebiasaan baru seperti apa yang harus dilakukan saat  menjalankan kehidupan sehari-hari?

Pertama, menggunakan masker secara benar. Selalu diingat, masker medis sekali pakai.  Hanya digunakan sekali. Sementara masker kain harus dicuci menggunakan deterjen sebelum digunakan kembali.

BACA JUGA : Pelatihan Manajemen Stres di Puskesmas Tegalrejo

Lebih aman lagi bila wajah ditutupi face shield. Ini sebagai tindakan preventif  melindungi “serangan” droplet yang bisa saja masuk ke mulut atau hidung.

Kedua, selalu membiasakan diri mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. Lakukan ini sekali cuci selama minimal 20 detik.

Ketiga, selalu menjaga jarak dengan siapapun. Minimal 2 meter. Ketika berada di luar rumah, hindari kerumunan. HIndari tempat-tempat yang dipenuhi banyak orang.

Keempat, harus waspada terhadap informasi yang menyesatkan. Jaangan konsumsi berita hoaks atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Karena dampaknya tidak baik untuk kesehatan. Karena bisa mengganggu imunitas tubuh.

Bila semua bisa saling bekerjasama, otomatis sedang melindungi diri dan menjaga orang lain. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA