oleh

44 Kandidat Vaksin COVID-19 Masuki Uji Klinik

BERITA649.com – Berdasarkan data terakhir WHO per 19 Oktober 2020, terdapat 154 kandidat vaksin yang sedang pada tahap uji praklinik, dan 44 kandidat vaksin COVID-19 yang memasuki tahap uji klinik.

Uji klinik adalah pengujian khasiat obat baru pada manusia yang  diawali dengan uji praklinik atau pengujian pada binatang.

Kandidat vaksin COVID-19 yang sudah memasuki tahap uji klinik fase ketiga, antara lain dari Sinopharm, Sinovac Biotech, AstraZeneca dan Universitas Oxford, Novavax, Moderna, Pfizer dan BioNTech, serta Gamaleya Research Institute.

Uji klinik ini dilakukan untuk memastikan efektivitas, keamanan, dan gambaran efek samping yang sering timbul pada manusia akibat pemberian obat.

BACA JUGA: Pilkada Berpotensi Tingkatkan Transmisi COVID-19

Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekusor, dan Zat Adiktif Badan POM, Dra Togi J Hutadjulu Apt MHA mengatakan Indonesia sedang uji klinik vaksin COVID-19 yang dikembangkan Sinovac.

“Hasil sementara untuk jangka tiga bulan akan selesai akhir tahun. Laporannya akan diberikan kepada Badan POM pada awal Januari 2021. Uji klinik ini juga sudah lebih dulu dilakukan di Brasil,” kata Togi.

Togi menjelaskan, ada fleksibilitas tertentu yang diterapkan dalam proses pemberian izin edar.  Misalnya untuk keamanan, Badan POM bisa menerima hasil uji klinik fase satu dan dua.

Sedangkan untuk khasiatnya, selain mendapatkan data kekebalan tubuh yang diproduksi setelah penyuntikan vaksin, Badan POM bisa menerima data dari hasil laporan interim selama tiga bulan.

Uji klinik ini diharapkan akan berlangsung sehingga Badan POM  terus melakukan pengawalan. (ad/asa)

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA