oleh

1.500 Orang akan Jalani Rapid Test di GOR Pangukan

SLEMAN – Menjelang pelaksanaan rapid test massal di GOR Pangukan, Sleman, Pemkab Sleman terus melacak para pengunjung yang belanja di swalayan Jalan Magelang, tanggal 24 April hingga 4 Mei 2020.  Ketua DPD Partai Golkar DIY, Drs HM Gandung Pardiman ikut prihatin terhadap ratusan karyawan dan pengunjung yang harus menjalani rapid test.

“Saya mendoakan semua karyawan atau pengunjung baik-baik saja. Tetap sehat seperti sedia kala,” kata Gandung kepada Berita649.Com, hari ini (7/5/2020).

GANDUNG PARDIMAN

Jika nantinya ada  karyawan dan pengunjung yang  harus di-swab untuk keperluan uji polymerase chain reaction (PCR), Gandung meminta tetap tenang. Tidak perlu panik. Selalu mengikuti arahan tim medis.

Terpisah, Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman, Shavitri Nurmala Dewi mengatakan sedang mendata identitas para pengunjung. Pencarian identitas pengunjung dengan cara menginventarisir pengunjung yang melakukan transaksi yang menggunakan member.

Dari pelacakan ini bisa diperoleh nama, alamat, nomor handpohone dan tanggal transaksi. Evi, begitu sering disapa, mengatakan sebanyak 1.500 orang akan mengikuti rapid test. Pelaksanaan selama tiga hari. Setiap hari menghadirkan 500 orang menjalani test rapid. Dibagi dua gelombang. Gelombang pertama pukul 08.00 -10.00. sedangkan gelombang kedua pukul 10.00 – 12.00.

“Monggo ikuti informasi lanjut di  https://t.co/fNzVxE2M05,” kata Evi.

Lantas, siapa saja yang akan dirapid-test? Mereka adalah  warga ber-KTP Sleman dan bertransaksi tanggal 24 April – 4 Mei 2020 dengan validasi nomor member.  Dinas Kesehatan Sleman  memprioritaskan warga Sleman pada pelaksanaan rapid test.

 

Komentar

REKOMENDASI UNTUK ANDA