PKB Tetap Ingin Halim Calon Bupati

BANTUL – Abdul Halim Muslih menyatakan kehadirannya di kantor DPC PDI Perjuangan Bantul hanya memenuhi undangan. Halim yang juga ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bantul ini mengatakan tidak pernah mendaftar untuk posisi bakal calon bupati atau bakal calon wakil bupati di PDI Perjuangan. “Saya tidak pernah mendaftar. Ini perlu saya sampaikan agar tidak ada informasi salah,” kata Halim kepada berita649.com.

Meski demikian, Halim yang saat ini menjabat wakil bupati ini menghormati langkah politik PDI Perjuangan melakukan penjaringan bakal calon. Seperti diberitakan, PDIP Bantul mengakhiri proses penjaringan balon bupati dan wakil bupati pada 16 September lalu. Hasilnya, muncul enam nama. Meliputi  tiga nama  masuk dalam penjaringan internal. Mereka adalah  Joko Purnomo, Abdul Halim Muslih, dan Bambang Wisnu Handoyo.

Sementara yang mendaftar secara pribadi terdapat dua nama. Yakni, Agus Santoso dan Kompol Kusilah. Sedangkan nama terakhir adalah KH Heri Kuswanto. Joko mengatakan, penjaringan dilaksanakan secara internal dan eksternal sejak 9 September 2019. Penjaringan tersebut sesuai instruksi DPP PDIP Nomor 365/2019.

Sampai hari ini, khalayak menunggu keputusan PDIP mengenai siapa yang akan dipasangkan sebagai balon bupati dan wakil bupati. Halim menandaskan tetap akan menjalankan amanah para kiai dan partai. Artinya, PKB tetap akan memplot Halim sebagai calon bupati Bantul periode 2020-2024.

“Jadi kalau ada foto saya bersama mas Joko Purnomo dan mas Bambang Wisnu, itu hanya foto seremoni. Bukan representasi keputusan,” kata Halim.