Malioboro Bakal Dilewati Barongsai Sepanjang 322 Meter

SORE nanti (13/2/2019), gelar Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) XIV resmi  dibuka. Rencananya, Gubernur Sultan HB X yang akan membuka event tahunan yang sudah berusia 14 tahun ini. Lokasi pembukaan di Kampoeng Ketandan pukul 18.00 – 22.00.

Penyelenggaraan tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Lebih semarak. Lebih beragam. Segudang aksi.  Jogja Chinese Art and Culture Centre (JCACC) selaku penyelenggara, telah menyiapkan tontonan yang menarik  disaksikan selama tujuh hari berturut-turut mulai 13 Februari hingga 19 Februari mendatang.

Salah satu atraksi yang menyemarakkan perayaan Tahun Baru Imlek 2570 tahun ini adalah karnaval Malioboro Imlek Festival dan  Festival Naga Barongsai. Acara ini bakal diselenggarakan Sabtu, 16 Februari 2019 di sepanjang Jalan Malioboro. Panitia mempublikasikan karnaval diikuti 31 tim. Sedangkan festival diikuti  20 peserta.  Yang menarik,  penyelenggara akan menurunkan tiga naga raksasa pada gelar karnaval.

Ketua Panitia PBTY XIV Harry Setyo menyebut tiga naga raksasa itu berasal dari tiga kota di Indonesia. Pertama, Naga Jogja. Ini adalah naga  yang menyabet rekor MURI tahun 2018. Panjang naga mencapai  165 meter. Kedua, Naga Hijau. Barongsai ini  didatangkan dari Magelang, Jawa Tengah. Panjangnya mencapai 90 meter.  Sedangkan barongsai ketiga adalah Naga Nusantara. Didatangkan dari Tangerang, Jawa Barat. Panjangnya mencapai 67 meter.

Bila ketiganya dijumlahkan, pada karnaval mendatang, Jalan Malioboro akan dilewati barongsai sepanjang 322 meter. Wow ! Tak hanya naga. Penyelenggara juga mengundang enam reog dari Ponorogo, Jawa Timur. Enam reog berukuran raksasa ini akan melintasi sepanjang Jalan Malioboro.

Sejak tiga hari lalu, tenda sepanjang kurang lebih 600 meter telah dipasang di lokasi penyelenggaraan PBTY di Kampoeng Ketandan. Mulai jalan masuk dari arah Malioboro hingga barat Melia Purosani Hotel.

Tenda untuk berjualan berbagai barang khas tahun baru Imlek ini juga didirikan dari selatan kantor Gubernur di Kepatihan hingga  Pasar Beringharjo. Lampion warna merah juga menghiasi seluruh area lokasi kegiatan, terutama di panggung utama di barat Melia Hotel Purosani. Pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai barang yang dipajang di stand pameran.

—————–

 Ini jadwalnya:

Rabu, 13 Februari  2019   

  1. Pembukaan PBTY 2019, pukul 18.00-22.00 WIB di Ketandan
  2. Lomba Chinesse Paper Cutting, pukul 17.00-selesai di Panggung Karaoke Ketandan
  3. Pameran dan Pementasan Wayang Tiongkok Potehi di Rumah Budaya Ketandan

Kamis, 14 Februari  2019

  1. Talent Show Koci, pukul 19.00-selesai di Kampoeng Ketandan
  2. Lomba Kaliggrafi Tiongkok, pukul 17.00- selesai di Panggung Karoke Ketandan
  3. Treasure Hunt Game, pukul 17.00-selesai di Panggung Lomba Karaoke Ketandan

Jumat, 15 Februari 2019      

  1. Grand Final Koci, pukul 19.00-selesai di Kampoeng Ketandan
  2. Lomba Karaoke, pukul 17.00-selesai di Kampoeng Ketandan
  3. Seleksi Jogja Dragon Festival, pukul 16.00-selesai di Sleman City Hall

Sabtu, 16 Februari 2019  

  1. Karnaval Jogja Dragon Festival, pukul 18.00-22.00 di Malioboro- Alun-alun Utara
  2. Lomba Karaoke, pukul 17.00-selesai di Kampoeng Ketandan
  3. Seminar, pukul 09.00-12.00 di Ruang Koendjono Univ. Sanata Dharma

Minggu, 17 Februari  2019

  1. Dance Competition, pukul 18.15-selesai di Panggung Utama Ketadan
  2. Lomba Meawarnai Batik, pukul 08.00-selesai di Panggung Utama Ketandan
  3. Lomba Karaoke, pukul 17.00-selesai di Kampoeng Ketandan

Senin, 18 Februari 2019   

Lomba Dongeng Bahasa Mandarin,pukul 17.00-selesai di Panggung Karaoke

Selasa, 19 Februari 2019 

  1. Pameran dan Pementasan Wayang Tiongkok Potehi di Rumah Budaya Ketandan
  2. Workshop Melukis Tangan, pukul 17.00-selesai di Panggung Lomba Karaoke
  3. Workshop Lilin Hias, pukul 17.00-selesai di Panggung Lomba Mandarin
  4. Penutupan PBTY 2019, pukul 18.00-22.00 di Panggung Utama Ketandan

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.