Sel. Agu 20th, 2019

berita649.com

Kritis | Mengabarkan Berita Baik

Jalan Senggol yang Eksotis

KLASIK: Bisa jadi wisata selfi. (sauki adham/berita649.com)

YOGYAKARTA – Ada yang mengetahui lokasi ini? Ini adalah jalan sempit. Memanjang dari utara-selatan. Lebarnya sekitar dua meter. Panjang kurang lebih 200 meter. Jalan ini menjadi legenda bagi siapa saja yang pernah menikmati masa muda di Kota Yogyakarta.  Lokasinya persis di barat kawasan Kraton Yogyakarta. Yakni di kampung Suronatan, Rotowijayan.

Hanya bisa dilewati sepeda motor. Jika bertemu dari arah berbeda, harus ada yang mengalah. Bila tidak, sepeda motor tidak akan bisa melewati. Jalan ini dibatasi dua tembok besar. Tembok sebelah timur merupakan dinding kompleks tempat tinggal abdi dalem di ndalem Sompilan. Sementara tembok sebelah barat adalah dinding rumah penduduk. Jalan ini sudah lama dilewati penduduk sekitar.

Konon, jalan ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Bahkan, jauh sebelum Belanda menjajah Indonesia. Jalan ini memang praktis. Menghubungkan masyarakat di wilayah Kauman,  Kraton, Rotowjiayan dan sekitarnya  yang menuju Pasar Ngasem, Ngadisuryan, Tamansari dan sekitarnya. Dulu, jalan ini menjadi favorit bagi anak-anak muda yang sekolah dengan jalan kaki.

Sekarang, jalan ini lebih banyak sepi. Hanya terlihat wisatawan asing yang melewati jalan ini. Lalu mengabadikan jalan senggol ini dengan kamera. Meski telah dimakan usia, jalan ini justru terihat eksotis. Dinding yang tidak lagi terlihat utuh menambah kesan tersendiri bagi turis  dan wisatawan domestik.

Kondisi tembok tak lagi bersih.  Penuh semprotan piloks. Selayaknya, pemerintah daerah bisa mengolah jalan ini sebagai bagian destinasi wisata kawasan Kraton Yogyakarta. Minimal menjadi wisata selfie.

%d blogger menyukai ini: