Gratiskan Wahana PASTY untuk Kegiatan Sosial

YOGYAKARTA – Setelah dilaunching akhir Juli 2019,  wahana baru di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY) Jalan Dongkelan makin ramai. Pengunjung mulai berdatangan. Berdasarkan  evaluasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta, lokasi baru berlabel “PASTY Movement Point (PMV)” semakin diminati masyarakat. “Pengunjung yang berdatangan terutama anak anak muda,” terang Kepala Bidang Pengembangan, Pendapatan, dan Pengelolaan Lahan Pasar Disperindag Kota Yogyakarta, Gunawan Nugroho Utomo kepada berita649.com, hari ini (27/8/2019).

Sebulan terakhir, event yang diselenggarakan di PMV semakin padat. Mulai gelar musik reagge, pop, dangdut hingga lagu-lagu lawas. Juga kegiatan yang diselenggarakan berbagai komunitas. Termasuk seni pertunjukan. Terakhir, puluhan seniman menggunakan PMV sebagai ajang melukis bersama yang disupport Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta. Bahkan, dalam waktu dekat, Disperindag akan memasukkan jadwal pentas musik Koes Plus.

“Ini sedang kami agendakan. Semakin banyak kegiatan dilaksanakan di PMY semakin baik. Karena akan berimbas pada sektor lain, terutama masyarakat yang membuka usaha kuliner di wahana PMV,” katanya.

Kata Gunawan, wahana PMV terbuka bagi siapa saja. Bahkan, bila acaranya bersifat sosial, Disperindag akan menggratiskan. Penyelenggara kegiatan tidak akan ditarik biaya. Masyarakat yang akan membuat acara menyampaikan surat izin penggunaan ke Disperindag. Prosesnya tidak lama.