Sel. Agu 20th, 2019

berita649.com

Kritis | Mengabarkan Berita Baik

Fogging Hanya Antisipasi, Lebih Penting Optimalkan Gerakan 3M Plus

BURU NYAMUK: Bocah menyaksikan petugas menyemprotkan asap di rumah penduduk. (sauki adham/berita649.com)

PEKAT: Asap mengepul di atas rumah. (saukiadham/berita649.com)

YOGYAKARTA – Warga Notoprajan berhamburan keluar rumah ketika mendengar suara gemuruh sekitar pukul 05.30 pagi tadi. Mereka langsung berlari menjauh dari rumah. Masyarakat bukan sedang melakukan latihan menghadapi bencana alam. Tapi, sedang menghindari bau asap fogging. Ketua RT 35 RW 06 Notoprajan, Intinanul Ichwan menyebut tindakan penyemprotan sangat diperlukan.

“Sampai hari ini,  sudah ada warga yang menderita demam berdarah,” terangnya melihatkan wajah serius.

Ichwan tidak ingin kecolongan lagi. Pasalnya, pada tahun lalu, penderita demam berdarah terbanyak tersebar di RT 35 dan RT 36. “Ini hanya tindakan antisipasi saja,” katanya.

Ichwan mengajak masyarakat melakukan tindakan kongkret melalui gerakan pencegahan demam berdarah dengan 3M plus. Yakni, menguras, mengubur, dan menutup. Sedangkan plusnya menggunakan obat nyamuk, memasang kelambu saat tidur. Juga menghindari kebiasaan menggantung pakaian di ruangan.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: